Peredaran Es Kristal Diduga Berbahaya Mengandung Bakteri Ecoli Masih Bebas Dijual

  • Whatsapp

Padang, Infobanua.co.id – Peredaran es kristal yang di duga berbahaya dan mengandung bakteri Ecoli yang menyebabkan penyakit di Kota Padang hingga tahun 2021 Masih merebak.

Perusahaan CV.HARAPAN JAYA yang menjadi salah satu produksi di Kota Bengkuang masih memproduksi es kristal untuk di jual ke konsumen walaupun dasar bahan baku air pabrik tersebut dari air sungai daerah Lubuk Minturun Kota Padang.

Saat wartawan mencoba bertanya kepada salah satu konsumen es kristal bernama Mimi di kawasan Pondok, Kecamatan Padang Selatan, Rabu (10/02) mengaku masih membeli satu kantong yang ia ketahui berisikan 18 kg es kristal setiap harinya dari produk perusahaan tersebut.

“ Saya masih membelinya satu kantong setiap harinya untuk bahan pendingin minuman yang akan di jual. Memang ada beberapa pembeli menanyakan asal usul es kristal yang di akan mereka minum, tetapi saya menjawab tidak tahu, ucapnya.

Seolah-olah seperti tidak mau tau atas kesehatan masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Padang hingga saat ini diketahui belum melakukan tindakan atas masih beredarnya es kristal tersebut. Padahal masyarakat masih di hantui ketakutan atas besarnya resiko kesehatan usai mengkonsumsi es kristal yang diketahui berbahan dasar dari air sungai yang membuat masyarakat bertanya-tanya atas kinerja Dinkes Kota Padang.

“ setelah mengetahui bahan dasar es kristal itu dari air sungai, saya merasa takut dan tak mau lagi mengkonsumsinya, lebih baik saya buat minuman dingin di rumah dan yang pastinya air saya masak dahulu sebelum dijadikan es batu “, ucap Iskandar, rabu (10/02).

Sebelum mengetahui es kristal produksi CV.HARAPAN JAYA itu berbahaya, saya dahulunya adalah penggemar es kristal, apa lagi mengkonsumsinya saat cuaca panas, tapi kini tak lagi saya kosumsi karna takut, tutupnya.

Sementara itu, BPOM RI sudah jelas dan tegas menyatakan jika produsen air yang untuk di konsumi harus memiliki rekomendasi SNI dan wajib berbahan dasar dari air bersih yang tidak menggandung bakteri dan bukan air sungai, karna es yang berbahan dasar dari air sungai bukanlah untuk di konsumsi, tetapi di gunakan sebagai es pembeku ikan dan daging.

Butuh pemeriksaan ulang kalau CV.HARAPAN JAYA memiliki izin MD atau izin pruduksi dan rekomendasi produktifitas selama ini, dokumen tersebut haruslah di pertanyakan keaslian serta penerbitannya, apakah sudah sesuai syarat dan ketentuan dari BPOM dan Dinas Kesehatan setempat.

Jika hal ini terus berlarut-larut atau melakukan pembiaran dalam masalah ini, konsumen dan masyarakat seakan-akan terus di rugikan dalam hal kesehatan pada produk es kristal di Kota Padang.

Sementara itu, pihak kepolisian serta instansi dan lembaga terkait seperti Perlindungan Konsumen akan dikonfirmasi untuk menjadi narasumber permasalahan dan materi berita es kristal ini yang telah dilakukan CV. HARAPAN JAYA selama ini karna telah merugikan banyak pihak.

**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *