Ratusan Rumah Tergenang Rob, Kapolres Pekalongan Cek Kondisi Tanggul Yang Berada Di Desa Wonokerto

  • Whatsapp

Pekalongan, infobanua.co.id – Abrasi di pesisir Pantai Wonokerto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, kini semakin mengancam permukiman warga Dusun Simonet, Desa Semut. Kecamatan Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. Bahkan, kini hanya menyisakan beberapa persen saja yang bisa ditempati. Hingga, warga setempat berinisiatip membuat tanggul darurat secara swadaya.

Untuk itu, siang tadi Kapolres Pekalongan AKBP Darno, S.H., S.I.K., bersama dengan Dandim 0710 Pekalongan Letkol CZI Hamonangan Lumban Toruan mendampingi Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, S.H. melakukan kegiatan pengecekan tanggul yang berada di Desa Wonokerto Kulon Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan.

Turut hadir dalam rombongan Ketua DPRD Kab Pekalongan Dra. Hj. Hindun, MH, PJ Sekda Ir. Bambang Irianto M.Si, Camat Wonokerto Esy Pusiana, Kapolsek Wiradesa AKP Aris Suharsono, S.H. dan Danramil Wiradesa Kapten Cpm A. Khamim.

Kapolres Pekalongan mengatakan, banjir rob atau naiknya air laut ke pemukiman warga di pesisir Kabupaten Pekalongan terus terjadi sejak beberapa tahun lalu. Namun diharapkan hal itu tidak akan terjadi lagi setelah proyek pembangunan tanggul raksasa selesai dikerjakan.

“Pemerintah Kabupaten Pekalongan tengah melakukan pembangunan tanggul di kawasan pesisir Kabupaten Pekalongan. Adanya tanggul raksasa tersebut nantinya diharapkan akan meminimalkan banjir rob yang disebabkan tingginya volume air Sungai yang meluap ke pemukiman, “ ucapnya, Rabu (10/2/2021)

Kapolres berharap, dengan selesainya proyek pembangunan tanggul raksasa nantinya mampu menanggulangi rob banjir di 2 kecamatan yang meliputi 6 desa, yaitu Kecamatan Wonokerto dan Kecamatan Tirto. Adapun di Kecamatan Wonokerto meliputi Desa Wonokerto Wetan dan Wonokerto Kulon. Sedangkan di Kecamatan Tirto meliputi Desa Mulyorejo, Jeruksari, Tegaldowo dan Desa Karangjompo, ujar AKBP Darno. (Agus E)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *