Kadisdik Tapin Kunjungi Desa Terpencil, Monitor Kesiapan Sekolah Tatap Muka

RANTAU, infobanua.co.id – Dalam rangka persiapan pembelajaran tatap muka di sekolah yang bakal diterapkan Pemerintah. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Hj.Ahlul Jannah, S,Pd, M,Si beserta rombongan meninjau 8 Sekolah Dasar (SD) yang terletak di desa terpencil di Kecamatan Candi Laras Utara, Kabupaten Tapin, Rabu (10/2/2021).

Delapan sekolah yang dikunjungi adalah SDN Rawana Hulu, SDN Sawaja, SDN Buas-Buas 2, SDN Buas-Buas 1, SDN Buas-Buas Hilir, SDN Rawana Hilir, SDN Teluk Haur, dan SDN Batalas.

Tujuan kunjungan kerja ini adalah untuk melihat secara langsung kondisi kesiapan sekolah yang lokasinya di daerah aliran sungai dan jangkauannya tak mudah untuk dilintasi melalui jalur darat, karena jalan rusak tidak bisa dilewati kendaraan saat musim hujan. Sehingga jalur sungai sebagai pilihan, dengan naik perahu kelotok sekitar 2-3 jam perjalanan dari Pelabuhan Margasari menuju ke sekolah itu.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin, Hj.Ahlul Jannah, S,Pd, M.Si mengatakan bahwa pihaknya bersama Tim Sarpras (Sarana dan Prasarana) melakukan kunjungan kerja persiapan sekolah untuk pembelajaran tatap muka kedepan.
“Sengaja saya bawa Tim Sarpras ini untuk melihat kesiapan sekolah, sekaligus sarana dan prasarana sekolah di wilayah air ini. Sehingga kita bisa menyamakan kenyamanan dari sarana dan prasarana sekolah baik yang ada di darat, gunung, dan air dapat berkualitas berhasil guna sesuai dengan 8 standar nasional pendidikan terpenuhi,”katanya.

Rata-rata kepala sekolah dan dewan guru menyambut baik kedatangan Kepala Dinas Pendidikan bersama rombongan ke tempat mereka mengabdi mengajar selama ini. Bahkan mengapresiasi sekaligus ucapan terima kasihnya atas kunjungannya ke sekolah mereka yang berada di desa terpencil ini. Dan berharap sekolah mereka mendapatkan perhatian. Dari segi sarana dan prasarana kesiapan tatap muka sekolah, rata-rata mereka menyatakan siap. Mulai dari tempat cuci tangan dan sabun hingga alat pengukur suhu tubuh. Demikian dukungan orang tua siswa dari lembar questioner pertanyaan yang dikumpulkan pihak sekolah, rata-rata mereka mendukung pembelajaran tatap muka. Termasuk juga dewan gurunya.

Di setiap sekolah yang dikunjungi oleh Kepala Dinas Pendidikan. Kepala sekolah dan dewan guru diberikan arahan persiapan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolahnya, terutama di tengah kondisi Covid-19 ini. Selain itu juga bingkisan berupa tali asih dari Kepala Dinas Pendidikan Tapin yang diserahkan ke kepala sekolah.
Meski dengan keterbatasan yang ada, kepala sekolah, dan dewan guru harus tabah dan tetap semangat untuk mengabdi memberikan ilmu pengetahuan bagi siswanya di daerah terpencil itu, mereka mengaku setiap harinya harus naik perahu kelotok dan dilanjut dengan berjalan kaki sambil menyingsingkan celana dan rok di atas jalan dan halaman sekolah mereka yang masih berlumpur dan tergenang air. Sungguh guru, jasamu tiada tara dan besar sekali. Terima Kasih Guru.

Reporter Nasrullah