Polres Pekalongan Kota Gelar Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Nakes sebagai Tracker dan Vaksinator Covid-19

  • Whatsapp

Pekalongan, infobanua.co.id – Polres Pekalongan Kota menggelar Apel Kesiapan Bhabinkamtibmas dan Nakes sebagai Tracker dan Vaksinator Covid 19. Sesuai STR Kapolda Nomor : STR/86/II/Ops.2/2021. Bertempat di halaman Mapolres Pekalongan Kota Kamis (11/2/ 2021) dimulai pukul 07.30 WIB.
Kegiatan di pimpin langsung Waka Polres Pekalongan Kota Kompol Drs Gangsar Subagya. Komandan apel Panit Binmas Polsek Pekalongan Utara Ipda Rachfik Khanna
Perwira apel Kasat Binmas AKP Sumadi, S.H.
Ton Sat Sabhara Polres Pekalongan Kota, Ton Bhabinkamtibmas Polres Pekalongan Kota, Ton Satpol Air dan Ton Gabungan PMI, Satpol PP dan Gabungan Dokkes.

Dalam amanatnya Apel Waka Polres Pekalongan Kota mengatakan, pada hari ini yang berada di tempat ini adalah representasi dua unsur yang menjadi ujung tombak penanganan covid 19 di Jawa Tengah, unsur pertama yaitu tenaga kesehatan yang selama ini tidak kenal lelah mengurus pasien covid 19 dan Bhabinkamtibmas yang terus mengedukasi masyarakat dengan prokes.

Pemerintah akan meningkat kan 3T ( tracking, testing dan treatment) untuk menekan angka penularan covid 19 upaya itu dilakukan dengan melibatkan Bhayangkara pembina keamanan dan ketertiban masyarakat dalam kontak erat pasien covid 19 atau tracking
Langkah ini ditempuh dengan instruksi Presiden Jokowi yang meminta agar pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM)diefektifkan.

Polri khusunya Polda Jateng terus bertekad meningkatkan perannya di masyarakat termasuk saat pandemi covid 19 ribuan personil Bhabinkamtibmas beserta ratusan tenaga kesehatan Polda Jateng siap siaga menjadi ujung tombak pencegahan covid 19.

“Saya berharap Bhabinkamtibmas dan tenaga kesehatan yang bertugas dijajaran Polda Jateng di tengah pandemi covid 19 terus meningkat kinerjanya di tengah – tengah masyarakat.

Polda Jateng mengerahkan sekitar 4173 personel Bhabinkamtibmas yang tersebar di wilayah hukum (wilkum) Polda Jateng sampai ke pelosok desa untuk melakukan tracking penyebaran covid19 dan ratusan tenaga kesehatan untuk mempercepat penanganan covid19 sebagai bencana Nasional.

( Simbah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *