Minibus Blitar Dihantam KA Diperlintasan Palang Pintu Manual Satu Orang Tewas

  • Whatsapp
Petugas saat melakukan olah TKP.

Blitar, Infobanua.co.id –Perlintasan Kereta Api (KA) yang terpasang palang pintu manual, kembali memakan jiwa di Kabupaten Blitar.

Sebuah Minibus tertabrak Kereta Api Raphi Dhoho di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, Mengakibatkan satu orang penumpang Minibus meninggal di lokasi kejadian, Jum’at 12-02-2021.

Kapolres Blitar AKBP Yudhi Hery Setiawan, mengatakan bahwa, kecelakaan terjadi pukul 10.30 WIB, saat KA Raphi Dhoho dengan nomor lokomotif CC 2039813, melintas dari Timur atau Blitar ke Barat atau Tulungagung. Kereta Api Raphi Doho merupakan KA relasi Blitar – Kertosono, melaju di Km 125+4/5 petak jalan Blitar – Rejotangan.

“Minibus tersebut berisi empat orang yang merupakan satu keluarga, Budiono (31), istrinya Alip Ica Silvia (27), serta dua anaknya, Amelsa (11) dan Amanda (4), warga Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar,” kata Kapolres Blitar AKBP Yudhi Hery Setiawan.

Menurut Yudhi bahwa, berdasarkan keterangan saksi, mobil Minibus berjalan dari arah Utara ke Selatan. Saat akan melintas di jalur Kereta Api sempat diteriaki warga karena akan ada Kereta Api yang melintas.

Karena mungkin teriakan warga tidak terdengar, Minibus terus melaju. Sesampainya di atas rel Kereta Api, mobilnya mogok sehingga terjadi benturan tersebut.

“Minibus dengan nomor polisi AG 1535 DV sempat terseret beberapa meter dan terguling,” jlentrehnya.

Ayah dan kedua anaknya selamat dari peristiwa tragis tersebut. Sedangkan Ibunya yang terjebak di dalam mobil meninggal.

“Jadi yang meninggal adalah istri dari pengemudi yang saat kejadian posisinya berada di kiri depan,” ungkapnya.

Selanjutnya korban meninggal dievakuasi ke RSUD Mardi Waluyo Kota Blitar. Sedangkan tiga korban selamat dilarikan ke RS Syuhada’ Haji yang tidak jauh dari lokasi kejadian.

“Korban sudah dievakuasi dan sekarang rekan-rekan Satlantas masih melakukan olah TKP dan penyelidikan,” pungkasnya.

Sementara Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, mengatakan bahwa, akibat kejadian tersebut KA Raphi Dhoho sempat berhenti dan mengalami keterlambatan sekitar 06 menit. Kemudian Pukul 10.28 WIB, KA 353 berangkat kembali.

“Kondisi KA Raphi Dhoho yang menabrak Minibus ini lampu kabut sebelah kanan KA pecah. Dan perjalanan KA terlambat sekitar 06 menit, kemudian berangkat kembali ke tujuan,” kata Manager Humas Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko.

Untuk diketahui bahwa perlintasan Kereta Api tersebut sebenarnya sudah dipasang palang pintu secara manual.
Tapi karena kejadian menjelang waktu Sholat Jum’at, penjaga palang meninggalkan lokasi untuk Sholat Jum’at. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *