Disaat Pandemi covid-19 Beberapa Komunitas Kota Bliar, Buka Rumah Makan Gratis

  • Whatsapp
Rumah Makan Gratis jalan Anjasmara nomor 33 Kota Blitar.

Blitar, Infobanua.co.id – Justru dalam saat pandemi covid-19 tumbuh semangat bagi sebagian orang untuk bisa saling berbagi dengan sesama.

Semangat itu di implementasikan oleh sekelompok relawan di Kota Blitar, untuk mendirikan Rumah Makan Gratis bagi warga yang membutuhkan.

Sebuah Rumah Makan di jalan Anjasmoro nomor 33 Kota Blitar, sudah empathari ini mulai terlihat ramai pengunjung.

Beberapa abang becak, tukang parkir dan pengamen sedang lahap menikmati menu makanan dan minuman di rumah yang disediakan oleh Rumah Makan tersebut.

Setelah menikmati makanan dan minuman, pengunjung juga tidak perlu mengeluarkan uang untuk membayar alias gratis.

Rumah Makan di jalan Anjasmara 33 Kota Blitar ini terdapat spanduk warna Kuning dengan tulisan Rumah Makan Gratis dengan slogan Siapapun Boleh Makan Siapapun Boleh Sedekah. Dan Rumah Makan gratis ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 14.00 WIB.

Salah satu relawan Rumah Makan Gratis, Komsatun mengatakan bahwa, rumah makan ini baru empat hari dibuka, dan Rumah Makan tersebut didirikan oleh sekelompok relawan dari beberapa komunitas di Kota Blitar.

Mulai komunitas pegiat alam bebas, komunitas camp anti-riba, dan komunitas pesepeda, bergabung untuk mendirikan Rumah Makan Gratis bagi orang yang membutuhkan.

“Pendirinya merupakan gabungan sejumlah relawan dari beberapa komunitas di Kota Blitar,” kata Komsatun, kepada awak media, Senin 15-02-2021.

Menurut Komsatun, bahwa semangat mendirikan Rumah Makan Gratis, muaranya adalah ingin saling berbagi di masa sulit dari dampak pandemi covid-19.

Kemudian salah satu relawan yang juga pemilik Kios di jalan Anjasmoro mempunyai ide untuk membuat Rumah Makan Gratis bagi semua orang yang membutuhkan.

“Jika dibungkus dan dibagi-bagikan kami memiliki keterbatasan tenaga,” jlentrehnya.

Dan Rumah Makan Gratis ini dibuka setiap hari. Karena orang butuh makan di setiap hari.

“Orang lapar tidak hanya tiap hari Jum’at, tapi tiap hari orang butuh makan,” ungkapnya.

Selanjutnya Komsatun menjelaskan bahwa, Rumah Makan Gratis mentarget beras 05 Kilogram setiap harinya.

Sedang untuk lauknya beraneka ragam, ada sambal goreng, pecel, mie, telur, tahu, dan tempe. Untuk minumannya, ada teh, kopi, dan air putih.

Untuk bahan makanan dan minuman sumbangan dari para relawan. Sebagian menyumbang bahan makanan, sebagian lagi menyumbangkan uang.

Untuk penjaga Rumah Makan Gratis juga dijadual secara bergantian oleh sesama relawan.

“Jika sampai pukul 14.00 WIB belum habis, baru kami bungkus dan dibagi-bagikan ke warga masyarakat di jalan,” papar Komsatun.

Antusias warga masyarakat dengan keberadaan Rumah Makan Gratis ini lumayan tinggi. Karena menu makan selalu habis sebelum pukul 14.00 WIB. Pengunjungnya, kebanyakan para tukang becak, tukang parkir, dan pengamen.

Selanjutnta Komsatun berharap supaya Rumah Makan Gratis ini bisa terus berjalan guna meringankan sesama warga masyarakat di masa pandemi covid-19.

Dan semoga gerakan Rumah Makan Gratis bisa menginspirasi orang lain untuk saling berbagi di masa pandemi covid-19.

“Sekarang memang masa sulit. Tapi, kita tidak boleh hanya mengeluh tanpa berbuat sesuatu untuk orang lain,” pungkasnya. (Eko) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *