Kota Depok Tidak Ada RT Yang Berstatus Zona Merah Covid-19 : ini Lah Yang Di Katakan Wali Kota Depok

  • Whatsapp

Depok – Akhir nya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah melakukan pemetaan zonasi risiko penularan Covid-19 ditingkat rukun tetangga atau RT.

“Kebijakan tersebut sesuai dengan implementasi Peraturan Menteri Dalam Negeri (Inmendari) Nomor 3 Tahun 2021 tentang PPKM Mikro dan Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 di tingkat desa dan kelurahan. Yakni dalam rangka pengendalian penyebaran virus Corona,” kata Wali Kota Depok, Mohammad Idris dalam keterangan resminya, Sabtu (13/02) malam.

Disebutkan Idris, adapun kriteria Zonasi RT dalam Inmendari Nomor 3 Tahun 2021, berbeda dengan Zonasi RW PSKS (Rukun Warga dengan Pembatasan Sosial Kampung Siaga) yang selama ini diberlakukan di Kota Depok.

RW PSKS periode terakhir, kata Idris, berlaku dari tanggal 1 Februari sampai dengan 14 Februari 2021, sebagaimana ditetapkan dalam Keputusannya Nomor 443/48/Kpts/Dinkes/Huk/2021.

Dijelaskan Idris, berdasarkan kriteria zonasi, di Kota Depok tidak terdapat RT dengan status zona merah Covid-19.

Sebab menurut Idris, sesuai dengan ketentuan Inmendagri Nomor 03 Tahun 2021, RT yang masuk zona merah yakni jika terdapat 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif, selama tujuh hari terakhir.

“Jadi, sesuai dengan ketentuan Inmendagri, di Depok tidak ada RT yang zona merah,” tegas Idris.

Berikut kriteria Zonasi RT sesuai Inmendagri Nomor 3 Tahun 2021:

a. Zona Hijau : tidak ada kasus Covid-19 di satu RT.

b. Zona Kuning : jika terdapat 1 sampai dengan 5 rumah dengan kasus konfimasi positif dalam satu RT selama 7 hari terakhir.

c. Zona Orange : jika terdapat 6 sampai dengan 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam 1 RT selama 7 hari terakhir.

d. Zona Merah : jika terdapat lebih dari 10 rumah dengan kasus konfirmasi positif dalam 1 RT selama 7 hari terakhir.

“Zonasi tingkat RT ini berlaku hingga 22 Februari 2021, sesuai dengan kebijakan PPKM Skala Mikro, dan akan dilakukan evaluasi untuk kebijakan selanjutnya,” jelas Idris.

Sementara Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kota Depok merilis
Dari hasil klasifikasi tersebut, ada tiga kriteria zonasi Covid-19, yakni zona hijau, kuning, dan orange.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kota Depok per 13 Februari 2021, Sukmajaya dan Cimanggis merupakan kecamatan dengan jumlah RT terbanyak berstatus zona hijau atau tidak memiliki kasus baru virus Corona.

“Untuk Sukmajaya dan Cimamggis terdapat 630 rukun tatangga yang berstatus zona hijau, 272 zona kuning, dan 1 zona orange,” tulis data Satgas Penanganan Cepat Covid-19 Kota Depok dari Berita Rilis yang di terima Infobanua.co.id Minggu (14/02/21)

Kemudian, untuk terbanyak ke dua kecamatan yang jumlah RT-nya berstatus zona hijau adalah Tapos, dengan jumlah 482 RT, 177 RT zona kuning, dan nol RT zona orange.

Lalu, untuk terbanyak ke tiga kecamatan yang jumlah RT-nya berstatus zona hijau adalah Pancoran Mas, dengan jumlah 417 RT, 234 RT zona kuning, dan nol RT zona orange.

Sedangkan, untuk terbanyak ke empat kecamatan yang jumlah RT-nya berstatus zona hijau adalah Sawangan, dengan jumlah 294 RT, 134 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

Berikut tabel berdasarkan kriteria zonasi RT di Kecamatan se Kota Depok, sesuai Inmendagri Nomor 3 Tahun 2021.

1. Sukmajaya: 630 RT zona hijau, 272 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

2. Cimanggis: 630 RT zona hijau, 272 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

3. Tapos: 482 RT zona hijau, 177 RT zona kuning, dan nol RT zona orange.

4. Pancoran Mas: 417 RT zona hijau, 234 RT zona kuning, dan nol RT zona orange.

5. Sawangan, 294 RT zona hijau, 134 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

6. Cipayung: 250 RT zona hijau, 101 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

7. Beji: 231 RT zona hijau, 165 RT zona kuning, dan 3 RT zona orange.

8. Cilodong: 226 RT zona hijau, 164 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

9. Bojongsari: 219 RT zona hijau, 151 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

10. Cinere: 161 RT zona hijau, 54 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

11. Limo: 154 RT zona hijau, 107 RT zona kuning, dan 1 RT zona orange.

Meskipun berdasarkan hasil perhitungan zonasi RT sesuai Inmendagri Nomor 3 Tahun
2021 tidak terdapat RT dengan Zona Merah, akan tetapi saat ini Kota Depok masih berada pada Zona Orange dan penambahan kasus Covid-19 masih terus terjadi, yang bersumber dari klaster keluarga, komunitas dan tempat kerja.

Karena itu, untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, Pemkot Depok menyerukan kepada seluruh warga untuk dapat menerapkan 2i 5M (Iman, Imun dan Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas).

Wahyu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *