PMI Dan Relawan Muhammadiyah Bantu Seorang Nenek Lumpuh Dan Buta

  • Whatsapp

Buntok, infobanua.co.id –  Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah (Kalteng), dan tim Relawan Muhammadiyah membantu seorang nenek yang lumpuh dan mengalami kebutaan akibat penyakit dibetes yang dideritanya selama kurang lebih 2 Tahun ini, yang bernama Kasturi (57), Sabtu (13/2/2021).

Martilah anggota dari Relawan Muhammadiyah menggatakan, Ini adalah tindak lanjut sebelumnya, yang awalnya hanya saya dan suami saja yang tau kabar ini, dan kami tau kabar ini sudah satu Tahun dan kami juga sudah menghububgi pihak Dinas Sosial (Dinsos) namun dikarenakan awal Tahun tadi lagi rame-ramenya virus covid-19 masuk ke Daerah kita, mungkin pihak Dinsos juga bingung tidak sempat menemui si nenek ini.

“Dan baru sekarang bisa terealisasi dan kita juga bekerjasama dengan kawan-kawan PMI Barsel,” ucapnya kepada wartawan

Lanjut Martilah, kalau untuk sementara ini tindak lanjut yang kami berikan, dari pihak PMI tadi sudah memberikan layanan kesehatan, memandikan, membersihkan kaki beliau dan membersihkan kabar dan tempat tidur beliau yang sebelumnya sangat kotor dan gelap, dan kita sudah bersihkan, serta kita memberikan sedikit sembako hasil donasi dari anak-anak SMP Muhammadiyah.

“Dan untuk sisa donasinya nanti akan kita alokasikan untuk biaya pengobatan beliau, entah nanti mau dibawa berobat ke RSUD Palangkaraya atau bisa juga buat makanan beliau,” bebenya.

Ditempat yang sama Lurah Hilir Sper Indera Yudi, SE,  melalui Kepala Seksi (Kasi) Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Helfansyah, A. Md mengatakan, sebelumnya pihak Kelurahan mendapkan informasi dari pihak PMI Barsel, bahwa ada seorang nenek yang lagi sakit, setelah mendapatkan laporan tersebut kami langsung melihat kondisinya kelapangan, ternyata benar adanya. Setelah itu kami laporkan ke pihak Kecamatan dan merekapun langsung memerintahkan untuk memantau perkembangan si nenek ini.

“Stelah itu kami laporkan lagi ke pihak Puskesmas Buntok Kota, agar mendapatkan layanan program Promosi Kesehatan (Promkes) dari pihak Puskesmas, agar mendapatkan tindakan kesehatan berkala,” ucapnya

Lanjutnya, untuk tindak lanjutnya dari pihak Kelurahan, sesuai dengan intruksi Camat, kami memantau dan mengumpulkan donasi agar kami bisa fukos untuk membantu dan meringankan beban beliau dimasa sulit seperti saat ini. Dan kami juga akan melaporkan setiap perkembangan kondisi beliau ke Kecamatan.

“Kami juga masih menggumpulkan donasi untuk membantu nenek ini, dan untuk donasi yang sudah terkumpul, nanatinya akan kami belikan bahan pokok sembako untuk beliau,” katanya.

Ditempat yang sama Ketua Markas PMI Barsel Hairi Asbi mengatakan, pihaknya hanya membantu penanganan pertama buat si nenek ini, dan misalakan pihak kami dibutuhkan kembali, kami akan siap membantu kapanpun bila dibutuhkan.

Dan dari keterangan keponakannya Leny, si nenek ini menderita sakit ini sudah dari Tahun 2018 pada saat beliau masih tinggal di Palangkaraya, dan kebetulan beliau ada masalah dengan anak anggakatnya, lalu beliau minta jemput oleh saudaranya yang berada di Buntok dan saudaranya ini juga kekuarga satu-satunya yang dimiliki beliau disini.

“Dengan datangnya kawan-kawan dari PMI dan relawan Muhammadiyah serta dari pihak Kelurahan juga sudah melihat sendiri kondisi nenek ini, saya berharap dari Pemerintah setempat agar bisa membantu beliau, dan pintu rumah saya juga terbuka lebar, kalau ada dari kalangan pejabat dan para dermawan yang ingin berdonasi langsung atau memberikan bantuan kepada nenek ini,” harapnya.

Ali/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *