Sepekan Melaksanakan PPKM Mikro, Ternyata di Kab.Blitar Kasus Corona Turun

Jubir Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, menginformasikan bahwa, selama sepekan, semenjak dilaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro, sebanyak tiga orang pasien positif covid-19 meninggal. Sehingga secara kumulatif, jumlah warga Kabupaten Blitar, yang meninggal akibat covid-19 sampai dengan Minggu 14 Pebruari 2021, sebanyak 317 orang.

Juru Bicara Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, mengatakan bahwa, Pasien konfirmasi positif covid-19 yang meninggal sampai hari ini ada tiga orang.

“Tiga orang yang meninggal itu merupakan warga Kecamatan Kanigoro, Kecamatan Sanankulon, dan Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, kepada awak media, Senin 15-02-2021.

Menurut Krisna, bahwa jumlah tambahan kasus positif covid-19 baru pada Minggu 14 Pebruari 2021, mencapai 28 kasus.

Kasus baru tersebut datang dari berbagai kluster. Diantaranya kluster keluarga, kluster perjalanan, kluster Rumah Sakit, dan kluster yang tidak diketahui. Dan jumlah kluster yang tidak diketahui kali ini yang paling banyak.

“Dari 28 orang pasien positif covid-19 baru tersebut, sebagian besar menjalani perawatan di Rumah Sakit,” jlentrehnya.

Dan ada yang diisolasi di gedung LEC Desa Pojok, Kecamatan Garum, serta sedikit yang menjalani isolasi mandiri.

Selanjutnya Krisna menjelaskan bahwa, jumlah pasien yang sembuh sampai dengan hari ini. Ada sebanyak 15 orang. Tapi meskipun sudah sembuh, mereka tetap diminta untuk menjalani protokol kesehatan.

“Pasien konfirmasi positif covid-19 yang sembuh sampai hari ini sebanyak 15 orang,” ungkapnya.

Akhirnya Krisna menerangkan bahwa, sampai dengan Minggu 14 Pebruari 2021 sore, jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar, mencapai 4.067 kasus.

Dengan rerincian, 3.436 orang sembuh, 317 orang meninggal, 111 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit, 93 orang diisolasi di gedung isolasi dan 86 orang menjalani isolasi mandiri. (Eko.B)