Syaiful Rahmadi, Anggota DPRD Kabupaten Kotabaru Berikan Bantuan Kepada Tukang Cuci Pakaian

  • Whatsapp
Syaiful Rahmadi, anggota DPRD kabupaten kotabaru saat memberikan bantuan kepada ibu tukang cuci.

Kotabaru, infobanua.co.id – Didatangi janda tua di rumahnya, anggota DPRD Kotabaru dari polutisi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Syaiful Rahmadi terharu mendengar tuturan janda paru baya tersebut.

Ibu janda paruh baya tersebut mengisahkan tentang anaknya yang berada surabaya menuntut ilmu pendidikan di bangku kuliah belum merasakan yang namanya bantuan biaya siswa dari pemerintah.

Dikatakannya pada saat berkunjung kerumah anggota DPRD kotabaru tersebut, anak saya si Mila dengan bermodalkan Nekat tetap ngotot kuliah walupun penghasilan tidak seberapa dan dari hasil saya mencucikan pakain orang.

Ibu Yang setatusnya janda setengah umur tersebut membeberkan, bahwa ayah Mila sudah lama meninggal dunia.

Mendengar penuturan ibu tersebut, Syaiful Rahmadi merasa terharu,” ia berjanji akan memberikan bantuan berupa uang tunai walaupun tak seberapa.

Bantuan yang di berikan tersebut, utamanya kepada mereka yang kurang beruntung.

“memang menjadi salah satu kunci pembuka rezeki, menurut keyakinan saya, berbagi rezeki kepada orang yang tidak mampu, ” ujar Rahmadi.

Saya berharap, lanjut Rahmadi semoga nantinya permasalahan siswa siswa yang belum terjangkau bantuan biasiswa dari pemerintah hendaknya mereka di perhatikan,sehingga mereka bisa merasakan bantuan dan mengurangi beban orang tua mereka dalam memberikan biaya pendidikan anak anak mereka,tutur Rahmadi.

Wanita itu yang sering disapa Mama Mila itu merupakan warga Jalan Belakang Rumah Sakit, Desa Semayap, Pulau Laut Utara.

Bertahun-tahun wanita ini terpaksa mengambil upah mencuci pakaian demi mendapatkan duit, buat menghidupi tiga orang anaknya.

Syaiful Rahmadi, wakil rakyat dua periode ini mengaku sangat terharu setelah mendengarkan langsung cerita ihwal kondisi ekonomi ibu beranak tiga itu.

Ditambah lagi, soal kondisi rumahnya yang sudah tidak layak huni.

Rahmadi berucap, kemaren beliau itu datang ke rumah. Isi curhatnya ibu janda separu umur tersebut bikin sedih.

“Semoga beliau tabah, dan sedikit bantuan yang saya berikan ini bisa meringankan beban janda tukang Cuci tersebut,” pungkasnya.

(JL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *