Berkat Laoli : Jangan Ada Pembiaran Terhadap Kontraktor “Nakal”

  • Whatsapp

Gunungsitoli, Infobanua.co.id – Proyek Preservasi ruas Jalan Nasional batas Gunungsitoli – Tetehosi – Lahusa – Telukdalam dan Jalan dalam Kota Gunungsitoli Tahun anggaran 2020 senilai Rp.39.8 miliar yang diduga melampaui batas waktu pelaksanaan. Tokoh masyarakat kepulauan nias, Berkat Laoli sebut “jangan ada pembiaran terhadap kontraktor nakal”.

“Saya sudah menyampaikan informasi ini ke balai besar pelaksana jalan nasional (BBPJN) wilayah II Sumut, namun belum ada jawaban.
Saya akan desak mereka agar segera hal ini di jelaskan kepada publik.
Jika benar pekerjaan tersebut dikerjakan tidak sesuai jadwal maka seyogyanya PPK menghentikan pekerjaan tersebut sesuai aturan yang ada” Demikian ditulis Berkat Laoli kepada wartawan via whatsapp, Rabu (17/2) saat diminta pendapatnya.

Untuk diketahui, seperti diberitakan sebelumnya bahwa kuat dugaan proyek yang bernilai hampir 40 miliar tersebut masih melakukan kegiatan, yakni pengerjaan tembok penahan, parahnya lagi, badan jalan digunakan untuk menyimpan material batu dan pasir disepanjang jalan dari perbatasan Kabupaten Nias menuju Lahusa Kabupaten Nias Selatan, sementara diperoleh informasi bahwa proyek tersebut adalah proyek dengan Tahun Anggaran 2020.

Hingga berita ini dipublikasikan, Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) II, Selamat Rasidi Simanjuntak yang dikonfirmasi wartawan tentang informasi pelaksanaan proyek pada ruas jalan nasional di nias tersebut via telepon selular, belum memberikan respon. (Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *