Dewan Kota Blitar Minta Eksekutif Evaluasi Jam Malam Bagi Pelaku Usaha

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Blitar, dr.Syahrul Alim.

Blitar, infobanua.co.id – 
Karena sesuai yang dijumpai dilapangan, justru menimbulkan kerumanan banyak orang, maka DPRD Kota Blitar meminta agar Eksekutif atau Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, mengevaluasi penerapan jam malam bagi pelaku Usaha.

Ketua DPRD Kota Blitar, dr.Syahrul Alim, mengatakan bahwa, pemberlakukan jam malam untuk pelaku usaha memang perlu dievaluasi dan dipertimbangkan kembali.

“Karena kenyataannya selama ini banyak warga atau pengunjung kafe yang tidak mererapkan physical distancing. Sehingga dapat berpotensi sebagai media penularan covid-19,” kata Ketua DPRD Kota Blitar, dr.Syahrul Alim, kepada awak media, Rabu 17-02-2021.

Menurut Syahrul, bahwa pembatasan jam malam dinilai tidak solutif bagi pemilik usaha, karena juga berimbas bagi aktifitas ekomomi.

“Jika jam operasional dinormalkan kembali, maka pemilik usaha dan Satgas covid-19 bisa lebih mudah dalam mengatur skenario kunjungan,” jlentrehnya.

Selanjutnya Syahrul menerangkan bahwa, kewajiban pemilik usaha menerapkan phisycal distancing, memakai masker dan menetapkan jumlah maksimal kunjungan. Namun apabila skenario ini tidak bisa diterapkan, maka Pemerintah Kota Blitar bisa mencabut ijin usahanya.

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Satgas covid-19. Mereka berdalih, kebijakan saat ini mengikuti aturan Pusat sehingga Pemkot hanya menjalankan saja,” ungkapnya.

Akhirnya Syahrul berharap, supaya setelah masa PPKM berskala Mikro ini selesai, jam operasional bagi pemilik usaha bisa segera di evaluasi.

Untuk diketahui bahwa, selama PPKM skala Mikro, jam malam atau jam operasional bagi pemilik usaha kafe, rumah makan, restoran, toko modern dan sejenisnya, dibatasi dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 21.00 WIB. Sedangkan pelaku usaha angkringan dan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mulai usahanya pukul 17.00 WIB maka diijinkan beroperasi sampai pukul 22.00 WIB. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *