Penyidik Polsek Lolowau Diduga Sengaja Perlambat Pelimpahan Berkas Penganiayaan Ke Jaksa

  • Whatsapp

Gunungsitoli, Infobanua.co.id – Berkas perkara penganiayaan terhadap April Anugrah Halawa dengan tersangka oknum Kades Caritas Sogawunasi Kecamatan Lolomatua, Kabupaten Nias Selatan dan seorang lainnya belum diterima jaksa setelah dikembalikan ke penyidik pada bulan Desember 2020 lalu. Diduga, penyidik sengaja memperlambat pelimpahan berkas.

Penasehat hukum korban penganiaya April Anugerah Halawa, Budieli Dawolo, S. H berpendapat, bahwa penyidik Polsek Lolowau terindikasi menghambat proses hukum terhadap laporan kliennya.

“Dengan lambannya pelimpahan berkas dari penyidik kepada Jaksa jelas hal ini akan menghambat lanjutan proses hukum ditingkat kejaksaan dan juga merugikan klien saya. Hal tersebut diperkuat dari pengakuan penyidik Polsek sebelumnya kepada saya via telepon dan whatsapp, bahwa berkas telah diserahkan ke Jaksa dan tinggal menunggu berita acara dari Jaksa, namun setelah saya langsung datang dan berkoordinasi dengan jaksa kemarin (15/2), ternyata jaksa mengakui bahwa berkas sebagaimana pengakuan penyidik telah diserahkan ke jaksa, belum pernah teregistrasi atau di terima oleh Kejaksaan Negeri Nias Selatan” ungkap Dawolo kepada wartawan di Gunungsitoli (16/2).

Dawolo berharap kepada penyidik, agar dapat saling menghormati dan menghargai proses penegakkan hukum yang berkeadilan.

Hingga berita ini dipublikasikan, penyidik (Kanit Res Polsek Lolowau) Brigadir H. Hutauruk yang dikonfirmasi wartawan terkait hal dimaksud via telepon dan whatsapp, belum memberikan respon. (Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *