Proyek Preservasi Ruas Jalan Nasional di Nias Diduga Melampaui Batas Waktu

  • Whatsapp

Gunungsitoli, Infobanua.co.id – Proyek Preservasi ruas Jalan Nasional batas Gunungsitoli – Tetehosi – Lahusa – Telukdalam dan Jalan dalam Kota Gunungsitoli Tahun anggaran 2020 senilai Rp.39.8 miliar diduga melampaui batas waktu pelaksanaan. Hingga berita ini dipublikasikan, kegiatan pengerjaan tembok penahan disepanjang jalan dari perbatasan Kabupaten Nias menuju Lahusa Kabupaten Nias Selatan masih berlangsung.

Pantauan wartawan dilokasi (15/2), disejumlah titik ruas jalan nasional perbatasan Kabupaten Nias – Lahusa, pelaksana kegiatan (kontraktor) mempergunakan badan jalan untuk menyimpan material batu dan pasir, sehingga badan jalan menjadi sempit dan dapat mengancam keselamatan para pengendara yang melintas.

Seorang pengendara yang ditemui wartawan kemarin (15/2), mengakui jika sangat terganggu dengan penempatan material batu dan pasir di ruas jalan nasional itu.

“Saya sebagai seorang supir sangat terganggu dengan material bangunan yang ada dibadan jalan, sebagai pengendara yang rutin melintas, terpaksa harus curi jalan untuk mengelak dari material-material yang ada dalam badan jalan. Saya berharap, pemilik proyek dapat mempertimbangkan keselamatan para pengendara dengan tidak menempatkan material dibadan jalan” ujar Ama Sabna kepada wartawan

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah Sumatera Utara (Sumut) II, Selamat Rasidi Simanjuntak yang diberi informasi oleh wartawan sekaligus meminta pendapatnya tentang kondisi ruas jalan nasional di nias tersebut via whatsapp, hingga berita ini dipublikasikan belum mendapat respon. (Arman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *