Banyak Petani Blitar Gagal Panen, Membuat Harga Cabe Rawit Naik

  • Whatsapp
ilustrasi Cabe Rawit di ladang petani.

Blitar, Infobanua.co.id – Karena minimnya barang akibat faktor cuaca. Harga Lombok atau Cabe Rawit di pasar tradisional terbesar di Kota Blitar, Pasar Legi mencapai Rp.92 ribu per Kilogram, atau naik Rp.60 ribu dari harga biasanya.

Salah seorang pedagang cabe di Pasar Legi Kota Blitar yang tidak mau disebut namanya mengatakan bahwa, Kamis 18-02-2021 pagi ini, harga Cabe Rawit di Pasar Legi Kota Blitar mencapai Rp.92 ribu per Kilogram.

“Kenaikan ini cukup tajam karena dari hari ke hari, sebab harga normal Rp.30 ribu, kemudian Rp.60 ribu dan saat ini tembus Rp.92 ribu per Kilogram,” kata dia.

Menurutnya kenaikan harga Cabe Rawit dikarenakan faktor musim penghujan, sehingga Cabe banyak yang mengalami penyakit, faktor lain karena intensitas curah hujan yang tinggi sehingga menyebabkan banjir di beberapa sentra produksi Cabe. Dengan naiknya harga Cabe Rawit ini, minat pembeli dari warga masyarakatpun juga berkurang.

Hal senada juga dilontarkan oleh salah satu pedagang Cabe Rawit di pasar tradisional Templek jalan Anggrek Kota Blitar.

Menurut dia karena cuaca ektrem mempengaruhi hasil panen Cabe dari petani. Dan kenaikan harga Cabe Rawit ini sudah terjadi sejak empat hari yang lalu. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *