Lies F. Nurdin Bantu Hidupkan Peningkatan Kualitas dan Permodalan Kerajinan Tangan di Sulsel

  • Whatsapp

MAKASSAR, infobanua.co.id – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulawesi Selatan (Sulsel), Lies F Nurdin, memiliki perhatian besar terhadap

Industri kerajinan di Sulsel mendapat perhatian besar dari Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Lies F. Nurdin,

Dirinya dibuat takjub melihat keindahan hasil tangan para pengrajin Saat berkunjung ke salah satu kawasan industri. pengrajin logam yang ada di kelurahan borong kecamatan manggala kota makassar bahkan dia berjanji akan membawa yg tamu tamu Pemerintah Provensi untuk berkunjung ke kawasan tersebut

“Apa yang dihasilkan pengrajin disini sangat luar biasa,” puji Lies

Maka dari itu para pengrajin membutuhkan perhatian. Hasil-hasil kerajinan para pengrajin seharusnya dipajang di galeri. Lokasi pengrajin yang ada di lorong-lorong, tentu menyulitkan jika ada tamu asing yang ingin berkunjung.

“Kalau ada tamu asing, tidak mungkin kita datangi rumah pengrajinnya satu satu. Tapi alhamdulillah, katanya sudah dibangun galeri, hanya belum selesai,” ujarnya.

Selain itu, yang menjadi perhatian Lies adalah soal desain. Iapun berjanji akan mengirim para pengrajin perak tersebut ke Bali, untuk belajar desain. “Selama ini sudah bagus, tapi kan harus ada model yang lain. Kemudian harus mengikuti juga selera milenial,” terangnya.

Selain mengunjungi Kawasan Pengrajin Logam di Kelurahan Borong, Lies juga mendatangi pusat industri kerajinan enceng gondok yang ada di Jalan Serui, binaan Mimi Kudriati. Hasil kerajinan di tempat ini pun bermacam-macam. Mulai kursi, tas, hingga sendal.

“Saya sangat berharap, supaya UMKM kita diperhatikan. Karena itu, saya bersama Ibu Wali Kota datang, apa yang kita bisa support, supaya pengrajin kita bisa berkembang dengan baik,” tuturnya.

Untuk pengembangan industri kerajinan ke depan, Dekranasda juga menggandeng Bank Indonesia (BI) untuk membina dan membantu dalam hal permodalan bagi sentra produksi. Salah satunya, pengrajin logam atau silver yang ada di Kelurahan Borong, yang jumlahnya mencapai 50 pengrajin. (A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *