Polsek Maliku Kerahkan Personel Pantau Kondisi dan Gangguan Kamtibmas

  • Whatsapp

PULANG PISAU, infobanua.co.id – Kapolres Pulang Pisau AKBP Yuniar Ariefianto melalui Kapolsek Maliku Ipda Laaser Kristovor mengatakan pihaknya terus memantau kondisi banjir yang terjadi yang masih mengenangi rumah warga di Desa Gandang Barat Kecamatan Maliku dan melibatkan seluruh fungsi yang ada di Polsek setempat.

“Data yang dihimpun pihak Polsek setempat di lokasi banjir, ada sebanyak 107 pekarangan warga dari sebanyak 13 RT di desa setempat dan sebagian dapur warga sudah mulai terendam,” kata Laaser, Kamis (18/2/2021).

Debit ketinggian air pada titik terdalam mencapai 60 centimeter dan beberapa fasilitas umum yang mulai tergenang antara lain adalah 10 titik jalan desa, satu sekolah dasar, PAUD, TK, Mushola, dan lahan perkebunan sawit dan perkebunan karet milik warga. Selain itu ada empat ekor sapi yang sudah evakuasi warga ke tempat yang lebih tinggi

Sampai dengan saat ini debit air di Desa Gandang Barat, terang Laaser, masih merendami pekarangan dan halaman serta sebagian dapur rumah warga Desa Gandang Barat. Apabila intensitas hujan terjadi secara terus-menerus dapat dipastikan debit air terus meninggi dan merendam rumah warga.

Dikatakan Laaser langkah-langkah yg telah di anbil dan dilaksanakan Polsek beserta anggota TNI setempat antara lain, memberikan himbauan kepada masyarakat apabila debit airnya mulai meningkat agar menjaga dan mengawasi anak-anak, agar tidak bermain di sekitar banjir, serta menjaga gangguan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kemudian warga diminta berhati-hati karena kondisi air yang menggenangi pekarangan rumah bisa menjadi salah satu faktor yang mendorong munculnya hewan-hewan seperti ular dan kalajengking tersebut masuk ke dalam rumah.

Ditambahkan Laaser meskipun banjir tersebut mengakibatkan beberapa pekarangan dan halaman rumah masyarakat maupun beberapa fasilitas umum tergenang, namun hal tersebut belum berpengaruh karena akses jalan masih biasa digunakan masyarakat dan tetap waspada saat melintas di jalan yang tergenang banjir.

Alternatif sebagai tempat pengungsian, papar Laaser adalah di Balai Desa setempat apabila kembali terjadi hujan dan air terus merendam rumah-rumah warga. Sampai saat ini kondisi Kamtibmas masih aman dan kondusif di lokasi banjir Desa Gandang Barat. (PUTRA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *