Rayakan Imlek Yayasan Puge Figo Hijau Mata Air di Towak

  • Whatsapp

Mbay, infobanua.co.id – Yayasan Puge Figo bersama Pemerintah Kelurahan Towak merayakan Imlek dengan aksi penghijauan Mata Air.

Pemerintah kelurahan Towak bersama Yayasan Puge Figo Kamis (18/2), melaksanakan kegiatan penghijauan di mata air Bhangang.

Kegiatan ini dihadiri oleh lurah Towak Benediktus K. Rani bersama staf, Babinsa Towak Edmundus Meo, Yayasan Puge Figo, bapak RT, Orang Muda, warga lingkungan III Mboaloing, komunitas pencinta lingkungan hidup.

“Peserta sekitar 50 orang. pagi-pagi Pukul 8.00 wita rombongan menuju ke lokasi mata air Bhangang, sekitar 7 kilo jarak yang ditempuh sambil memikul anakan gayam dan beringin. Antusiasme warga sangat tinggi walaupun kondisi jalan licin dan berlumpur,” ujar Lurah Towak.

Dikatakan sebelum kegiatan penanaman, penyerahan secara simbolis anakan gayam, beringin, lamtoro taramba dan cendana sebanyak 500 anakan dari yayasan Puge Figo kepada pemerintah kelurahan Towak.

Penanaman gayam dan beringin sekitar mata air Bhangang sebanyak 200 anakan.

Menurut lurah Towak penanaman di sekitar mata air merupakan aksi jangka panjang konservasi dan rehabilitasi lahan. Hal ini didasari oleh keprihatinan terhadap kesulitan yang sering dialami oleh masyarakat lingkungan III Mboaloing setiap musim kemarau dalam mengakses air bersih. Satu satunya sumber air di lingkungan ini adalah dari mata air bhangang. Debit air pada musim kemarau sangat kecil sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan warga yg berjumlah sekitar 300 jiwa.

Untuk itu Kata Dia kegiatan hari ini dilakukan. selain itu, juga dimaksudkan untuk membangkitkan semangat dan partisipasi orang muda dalam berbagai kegiatan positif dalam membangun masyarakat.

Lebih lanjut Lurah Towak menyampaikan bahwa rencana aksi jangka pendek terkait pemenuhan air bersih di lingkungan III Kelurahan Towak telah dialokasikan melalui dana PMK untuk pembangunan sumur bor serta penyediaan sarana penampungan air bersih.

Diakhir kegiatan Lurah towak menyampaikan terimaksh kepada Yayasan Puge Figo yang sudah menyumbang sejumlah anakan.

Sementara itu Yayasan Puge Figo Raimundus Minggu menyampaikan apresiasi warga Towak khususnya lingkungan III Mboaloing yang sudah menanam anakan sebagai perlindungan mata air Bhangang. Secara teknis vegetasi sudah ada dan tinggal dikayakan dengan jenis anakan yg cocok di sumber mata air.

Selain itu Ia mengatakan fenomena dan fakta yang terjadi bahwa setiap memasuki musim kemarau banyak warga yang membeli air. Padahal ada sumber mata air.

“hari ini kami bersama warga boaloing mereboisasikan kembali sumber mata air ini. ini bukti nyata bahwa masyarakat peduli terhadap air. hari ini kita tanam bukan besok atau lusa kita langsung rasakan tapi suatu saat pasti kita akan menikmati. semoga para leluhur beserta kita dan Tuhan yg mahakuasa merestui kegiatan hari ini,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *