Order Sepi, Besi Penyangga Tenda Hajatan, di Blitar Digondol Maling

  • Whatsapp
ilustrasi tiang penyangga tenda hajatan.

Blitar, infobanua.co.id – Bak kata pepatah, Sudah jatuh ditimpa tangga atau mendapat kesusahan secara berturut-turut.

Itulah nasib sial yang dialami oleh pengusaha tenda Suwaji (43) warga Dusun Tulungsari, Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, sudah sepi order di masa pandemi covid-19, besi penyangga tenda hajatan, sebanyak 30 batang, hilang dicuri maling.

Merasa kehilangan besi penyangga tenda miliknya raib dicuri maling, Suwaji kemudian melapor ke Polsek Talun.

Polisi yang menerima laporan kemudian langsung melakukan penyelidikan. Setelah melakukan lidik, polisi berhasil menangkap pelaku SPR (39) warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi, mengatakan bahwa, pada saat diinterogasi, pelaku SPR mengakui telah melakukan aksi pencurian di Gudang milik Suwaji di Dusun Kendalrejo, Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar.

“Aksi pencurian ini pertama kali diketahui oleh anak korban,” kata Kasubag Humas Polres Blitar, AKP Imam Subechi, Minggu 21-02-2021.

Menurut Imam, bahwa pada saat anak korban masuk ke dalam gudang, dia melihat besi penyangga tenda hajatan dengan ukuran lebar 08 meter panjang 12 meter yang semula ditaruh di dalam Gudang tidak ada di tempatnya.

“Dia lalu melakukan pencarian di sekitar lokasi, namun tidak diketemukan,” jlentrehnya.

Kemudian anak korban sadar jika menjadi korban pencurian, kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Talun. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp.5.juta.

“Ternyata 30 batang besi yang dicuri belum dijual oleh pelaku. Untuk sementara penyangga besi tenda itu kami amankan untuk barang bukti penyelidikan,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *