UPT Kebersihan Batola Berharap Masyarakat tak Buang Sampah Sembarangan

  • Whatsapp

MARABAHAN – Upaya penanganan sampah di Kabupaten Barito Kuala, pasca banjir sempat terkendala. Terutama di kawasan Handil Bakti, Kecamatan Alalak.

Hal ini diakibatkan masih banyak warga yang membuang sampah sembarangan di sepanjang jalan utama Trans Kalimantan.

Namun, perlahan masalah itu mulai teratasi karena jalanan yang terendam air sudah mulai mengering. Sehingga petugas yang mengangkut sampah lebih mudah bekerja.

“Ke depan, kita akan kembali tertibkan kepada masyarakat agar perilaku masyarakat yang membuang sampah sembarangan ini tidak terjadi lagi,” ungkap Supardi, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kebersihan Dinas Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Batola.

Berkenaan dengan itu, ia pun berharap agar masyarakat bisa ikut membantu memberikan kemudahan kepada petugas sampah.

Yakni dengan cara membuang sampai pada tempat yang sudah disediakan pemerintah.

Seberapa pun banyaknya, sampah tersebut akan menjadi tanggung jawab pihak UPT untuk mengangkutnya.

Ditambahkan Supriadi, selama diserang banjir, produksi sampah di wilayah Handil Bakti dan sekitarnya mengalami kenaikan.

“Jika pada hari biasanya berkisar satu truk, ketika banjir melanda mencapai tiga truk. Karena konsumsi warga yang berasal dari makanan dan minuman kemasan,” terang Supriadi.

Ia pun menyampaikan, selama banjir berlangsung operasi pelayanan dan pengelolaan sampah di TPA Tabing Rimbah tetap berjalan dan tidak ada kendala yang berarti. rel/hms/bp

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *