18 Kasus Baru Corona Menutup PPKM Mikro Jilid Satu, di Kab.Blitar

Jubir Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, meyatakan jika pada hari penutupan terakhir Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala Mikro jilid satu, pada Senin 22 Pebruari 2921 terdapat tambahan 18 kasus positif covid-19 baru, dan dua orang meninggal. Sedang dari 18 kasus positif baru tersebut, kluster keluarga dan kluster tidak diketahui masih mendominasinya.

Juru Bicara (Jubir) Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, mengatakan bahwa, PPKM skala Mikro jilud satu di Kabupaten Blitar berlangsung sejak Selasa 09 Pebruari sampai dengan Senin 22 Pebruari 2021 kemarin.

“Tambahan kasus konfirmasi covid-19 ditutup dengan adanya 18 kasus baru,” kata Jubir Tim Satgas Penanganan covid-19 Kabupaten Blitar, Krisna Yekti, Selasa 23-02-2021.

Menurut Krisna, bahwa selama berlangsungnya PPKM skala Mikro , kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar terus mengalami penambahan.

Untuk 18 kasus baru di akhir PPKM skala Mikro ini, tujuh kasus di antaranya berasal dari kluster keluarga.

Dari data Satgas, mereka tersebar di wilayah Kecamatan Sanankulon, Kecamatan Kademangan, dan Kecamatan Kesamben. Dan mereka yang terpapar, sebelumnya diketahui pernah kontak dengan pasien positif.

“Diketahui pasien yang terkonfirmasi, telah kontak dengan pasien positif,” jlentrehnya.

Selanjutnya Krisna menerangkan bahwa, selain kluster keluarga, dari 18 kasus positif baru tersebut juga ada dari kluster tidak diketahui.

Ada 10 kasus dari kluster tidak diketahui, berada di wilayah Kecamatan Wlingi Kanigoro, Nglegok, Ponggok, Sanankulon, Talun, dan Kecamatan Wonotirto.

“Ada yang telah melakukan perjalanan dari luar kota, kemudian ada yang mengeluhkan gejala yang mengarah dan ketika diswab test, hasilnya positif covid-19,” ungkapnya.

Lebih dalam Krisna menjelaskan jika ada yang menjalani perawatan di Rumah Sakit dan ada juga yang menjalani isolasi mandiri.

“Sementara dua orang pasien yang meninggal di saat yang bersamaan yakni warga Kecamatan Sanankulon dan Kecamatan Garum,” pungkasnya.

Untuk diketahui bahwa jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Blitar sampai dengan Senin 22 Pebruari 2021 sore, secara komulatif tercatat 4.266 kasus.

Dengan rincian 3.681 orang sembuh, 339 orang meninggal, 120 orang menjalani perawatan di Rumah Sakit, 59 orang menjalani isolasi mandiri dan 42 orang diisolasi di gedung isolasi milik Pemerintah Daerah. (Eko.B)