Kota Blitar Kembali Muncul Terpapar Corona di Kluster Perkantoran

  • Whatsapp
Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto.

Blitar, Infobanua.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, dalam hal ini Dinas Kesehatan Kota Blitar, menginformasikan jika kluster perkantoran kembali muncul di Kota Blitar. Dilaporkan sebanyak 10 orang pegawai Pengadilan Agama (PA) Blitar dinyatakan positif covid-19.

Kondisi ini berimbas pada penutupan kantor PA Blitar selama 10 hari, terhitung mulai Jum’at 19 Pebruari sampai dengan Minggu 28 Pebruari 2021 mendatang.

Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto, mengatakan bahwa, penularan covid-19 di Pengadilan Agama Blitar berawal dari ditemukannya satu pegawai yang terkonfirmasi positif covid-19.

Satgas Penanganan covid-19 kemudian melakukan swab test massal kepada pegawai yang kontak erat. Dari 17 orang pegawai yang kontak erat hasilnya ada 09 orang yang dinyatakan positif covid-19.

“Semula ada satu orang pegawai terkonfirmasi positif covid-19,” kata Ketua Harian Satgas covid-19 Kota Blitar, Didik Jumianto, Selasa 23-02-2021.

Menurut Didik, kemudian melakukan tracing dan ditemukan 17 orang pegawai yang kontak erat dengan pasien positif.

“Setelah di swab test ada 09 orang yang positif covid-19. Sehingga jumlah di PA Blitar ada 10 pegawai yang positif covid-19,” jlentrehnya.

Selanjutnya Didik menerangkan bahwa, setelah 10 orang dinyatakan positif covid-19 dan diketahui jika mereka tersebar di semua bidang di kantor Pengadilan Agama.

Kemudian Satgas Penanganan covid-19 memberikan rekomendasi seluruh pegawai PA Blitar di swab test.

“Karena penularannya terbuka, muaranya adalah menular tersebar di semua bidang, kami rekomendasikan untuk dilakukan test swab massal,” ungkapnya.

Masih menurut Didik, bahwa dalam melakukan swab test massal pegawai yang berdomisili di Kota Blitar test swab difasilitasi oleh Satgas covid-19 Kota Blitar. Sementara pegawai yang berdomisili di luar Kota Blitar akan diminta melakukan test swab mandiri.

“Untuk pegawai yang berdomisili di Kota Blitar kami fasilitasi, sementara yang berdomisili di luar Kota Blitar, kami minta untuk test swab pribadi. Sementara yang dari Kota Blitar ada 14 orang,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *