Ini Dia Fokus Ardiansyah-Kasmidi Pasca Dilantik Jadi Kepala Daerah Kutim

  • Whatsapp
Ardiansyah dan Kasmidi dalam prosesi pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kutim periode 2021-2024. Foto: Tejo Pro Kutim

SANGATTA – Setelah resmi dilantik Gubernur Isran Noor berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendagri yang ditandatangani Tito Karnavian dengan Nomor 131.64-318, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang mengaku akan langsung bekerja.

“Mengingat periode sekarang sangat singkat, hanya tiga tahun enam bulan, berdasarkan hitungan sementara, tanpa adanya perubahan. Sehingga, mana yang bisa dikerjakan di awal harus dikerjakan. Persiapan kerja 2020, kami fokus pembangunan infrastruktur lanjutan, penataan tata kelola pemerintahan, kepegawaian, dan keuangan. Semua sudah masuk tatanan rencana kerja,” beber Ardiansyah kepada awak media dalam jumpa pers di lobby Kantor Bupati Kutim kawasan Bukit Pelangi, Jumat (26/2/2021).

Intinya Ardiansyah bersama Kasmidi akan fokus dalam pembangunan lanjutan di Kutim.

Sebelumnya, Gubernur Kaltim Isran Noor secara langsung melantik wali kota-wakil wali kota dan bupati-wakil bupati di enam Kabupaten/Kota di Kaltim. Enam kabupaten/kota tersebut yakni Berau, Paser, Mahakam Ulu (Mahulu), Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Timur (Kutim) dan Samarinda. Pelantikan dilangsungkan secara virtual.

Namun hanya kepala daerah Mahulu yang dilantik secara langsung di Pendopo Odah Etam, Kompleks Kantor Gubernur Kaltim Jalan Gajah Mada.

Adapun enam kepala daerah yang dilantik pada hari ini antara lain Andi Harun-Rusmadi Wongso sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Samarinda, Ardiansyah Sulaiman-Kasmidi Bulang sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutim, Bonifasius Belawan Geh-Yohanes Avun sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mahulu.

Kemudian, Fahmi Fadli-Syarifah Masitah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Paser, Edi Damansyah-Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar. Terakhir, Sri Juniarsih- Gamalis sebagai Bupati dan Wakil Bupati Berau.

“Di tengah-tengah kondisi COVID-19 ini, kita dapat melakukan kerjasama dengan pihak-pihak terkait seperti TNI-Polri dan lembaga-lembaga yang menangani penanggulangan COVID-19. Ini tugas mendesak, maka dalam melaksanakan tugas-tugas ini tentu sudah ada pedoman serta petunjuk-petunjuk dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Ia mengucapkan terima kasih dan memberi penghargaan sebesar-besarnya kepada kepala daerah yang telah selesai melaksanakan tugasnya beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, Isran menegaskan bahwa bupati dan wali kota itu bukan bawahan gubernur, tapi mitra gubernur. Jadi kepala daerah yang baru saja dilantik tidak perlu khawatir, sebab ia sangat senang apabila kepala daerah memberi pandangan-pandangan lainnya.

“Saya siap jika diberikan masukan, mari bersama-sama memperjuangkan dan membangun Kaltim dengan tugas serta tanggung jawab yang dibebankan kepada kita,” tegasnya. (hms13/hms3)

Sumber:  pro.kutaitimurkab.go.id 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *