Dari 23 Masih Ada 13 Buah Sumur PDAM Kota Blitar Yang Tidak Berfungsi

  • Whatsapp
Direktur PDAM Kota Blitar, Basuki Agus Riono.

Blitar, Infobanua.co.id – Dari 23 buah Sumur milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Blitar, saat ini masih ada 13 buah Sumur yang tidak berfungsi.

Untuk itu PDAM Kota Blitar sekarang lagi fokus memperbaiki Sumur dan Tandon yang rusak tersebut.

Pada tahun 2020, PDAM Kota Blitar telah memperbaiki 02 sumur yang sebelumnya tidak berfungsi.

“Tahun 2020, kami selesai memperbaiki dua sumur. Tahun 2021 ini kami usahakan lebih banyak sumur yang bisa kami perbaiki,” kata Direktur PDAM Kota Blitar, Basuki Agus Riono, Minggu, 28-02-2021.

Menurut Basuki jika jumlah Sumur PDAM Kota Blitar ada sebanyak 23 buah Sumur. Dari 23 sumur, awalnya yang berfungsi hanya 08 buah Sumur.

Kemudian tahun lalu, PDAM Kota Blitar selesai memperbaiki 02 sumur, sehingga sekarang sudah ada 10 buah Sumur yang berfungsi dan masih ada 13 buah Sumur lagi tidak berfungsi.

“Selain memperbaiki Sumur, kami juga membangun tandon air di beberapa titik, sehingga tandon air juga kami fungsikan kembali. Dan Sumur yang belum ada tandon airnya, secara bertahap akan kami bangun,” jlentrehnya.

Selanjutnya Basuki menerangkan bahwa, rencananya jaringan air ke pelanggan dibuat menjadi delapan zonasi, berdasarkan sumber air.

Pembuatan zonasi ini untuk memudahkan pengawasan dan penanganan ketika terjadi masalah pada jaringan air ke pelanggan.

“Sekarang kondisi jaringan air masih jadi satu. Sehingga bila terjadi masalah di satu titik, semua jaringan ikut mati saat proses perbaikan,” ungkapnya,”

Lebih dalam Basuki menjelaskan bahwa, perbaikan sumur, tandon, dan jaringan air ini untuk meningkatkan pelayanan ke pelanggan.

Jika pelayanan meningkat, diharapkan jumlah pelanggan PDAM Kota Blitar juga akan bertambah.

Basuki mengaku jika jumlah pelanggan PDAM Kota Blitar terus berkurang dari tahun ke tahun. Awalnya jumlah pelanggan PDAM Kota Blitar mencapai 12.300 pelanggan.

Sekarang, jumlah pelanggan PDAM Kota Blitar yang aktif cuma sekitar 6.500 pelanggan saja.

“Jika pelayanannya belum baik, kami sulit mencari pelanggan. Makanya kami perbaiki dulu pelayanannya, baru mencari pelanggan lagi,” pungkasnya. (Eko.B)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *