BPJAMSOSTEK Cabang Batulicin Berikan Santunan Kecelakaan Kerja Meninggal dengan Total Rp 950 Juta

  • Whatsapp

Batulicin – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Batulicin melakukan penyerahan Santunan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) Meninggal dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada 6 Ahli Waris dari karyawan PT. Cahaya Alam Sejahtera (CAS) yang mengalami kecelakaan kerja di tambang bawah tanah PT. CAS dengan total sebesar Rp. 950 Juta di Kantor Desa Mantawakan Mulia, Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (08/03/2021).

Santunan tersebut diserahkan secara simbolis kepada 6 Ahli Waris karyawan PT. CAS oleh Kepala Desa Mantawakan Mulia, Kasmiadi, dengan di dampingi dari perwakilan perusahaan PT. CAS, Arif dan Sumariyadi serta dari Pihak BPJAMSOSTEK Cabang Batulicin yang diwakili oleh Kepala Bidang Pelayanan, Ikhwan Nor Abyadh.

Santunan JKK Meninggal dan JHT yang diterima Ahli Waris dari Almarhum Imam Safi i sebesar Rp. 162.208.190,- , Ahli Waris dari Almarhum Bejo sebesar Rp. 154.666.080,- , Ahli Waris dari Almarhum Misjo sebesar Rp. 162.203.590,- , Ahli Waris dari Almarhum Slamet Riyadi sebesar Rp. 162.037.860,- , Ahli Waris dari Almarhum M Yusri sebesar Rp. 154.497.610,- dan Ahli Waris dari Almarhum Jani sebesar Rp. 154.497.610,- .

Dengan demikian, total santunan JKK Meninggal dan JHT yang dibayarkan oleh BPJAMSOSTEK Cabang Batulicin kepada 6 Ahli Waris tersebut sebesar Rp. 950.110.940,- .

Ikhwan menjelaskan besaran Santunan kepada Ahli Waris tersebut tidak sama dikarenakan masa kepesertaan dan nilai iuran yang dibayarkan kepada BPJAMSOSTEK juga berbeda.

Pada kesempatan itu, Ikhwan mengungkapkan rasa belasungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut.

“Uang Santunan tersebut bukan sebagai belas kasih atau bantuan tetapi merupakan hak dari yang bersangkutan karena menjadi peserta BPJAMSOSTEK, ia berharap melalui santunan yang diterima dapat dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga yang ditinggalkan”, ucapnya.

Ikhwan menghimbau kepada semua perusahaan di wilayah Tanah Bumbu untuk mendaftarkan seluruh pekerjanya ke dalam Program BPJAMSOSTEK, dengan harapan tidak adanya PDS (Perusahaan Daftar Sebagian) Tenaga Kerja, PDS Program dan PDS Upah, dan tidak terlambat bayar iuran.

Kepala Desa Mantawakan Mulia, Kasmiadi menyambut positif kehadiran dari BPJAMSOSTEK, ini merupakan bukti bahwa negara hadir melalui BPJAMSOSTEK yang memberikan kepastian Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada masyarakat yang mengalami musibah.

Ia berharap dengan adanya uang santunan yang diterima Ahli Waris tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik untuk keberlangsungan hidup dengan penggunaan yang tepat seperti dibelikan lahan buat berkebun, hewan ternak maupun sebagai modal usaha agar uang tersebut benar-benar bermanfaat dan berkelanjutan.

“Semoga kedepannya selain pekerja formal juga pekerja informal bisa menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan karena manfaat yang diterima pesertanya sangat besar dan bermanfaat,” ujarnya.

Di tempat berbeda, Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Cabang Batulicin, Hazairin Hasan menjelaskan pemberian Santunan tersebut merupakan tanggung jawab kami kepada seluruh peserta jika mengalami kecelakaan kerja walaupun di tengah pandemi Covid-19 ini.

“Sudah menjadi kewajiban kami memberikan pelayanan prima untuk memenuhi hak peserta ataupun ahli warisnya sesuai aturan yang berlaku. Semoga santunan ini dapat meringankan keluarga Almarhum dan bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan,” katanya.

Hazairin juga menghimbau kepada seluruh Perusahaan di Wilayah Tanah Bumbu yang belum menjadi peserta agar mendaftarkan pekerjanya ke BPJAMSOSTEK dan tertib membayar iuran sehingga manfaat perlindungan BPJAMSOSTEK bisa dirasakan oleh seluruh pekerja secara maksimal.

“Kecelakaan dapat terjadi dimana saja. Bahkan saat kondisi tengah bekerja sekalipun, maka pekerja yang belum menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan silahkan mendaftar. Program ini sangat meringankan perusahaan, karena semua biaya pengobatan dan perawatan pekerjanya dialihkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga memberikan pendampingan dan pelatihan, sehingga pekerja tersebut siap kembali bekerja,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *