Telah Terbit Buku Paradigma HMI Tentang Pancasila dan Globalisasi

  • Whatsapp

JAKARTA, infobanua.co.id – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah salah satu organisasi mahasiswa berbasis Islam terbesar dan tertua yang ada di Indonesia. Sebagai organisasi mahasiswa, HMI telah banyak memberikan sumbangsih besar serta melahirkan tokoh-tokoh yang berpengaruh baik di bidang Politik, Hukum, Ekonomi dan lainnya di Indonesia.

“HMI telah melalui dinamika politik yang panjang, sepanjang perjalanan umurnya dalam mengawal republik ini, HMI selalu konsisten mencetak kader-kader potensial yang progresif dari generasi ke generasi, setiap generasi selalu melahirkan tokoh-tokoh yang memberikan sumbangsih gagasan baik untuk HMI itu sendiri dan Indonesia,” ujar Ari Safari Mau saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (10/3/2021).

Ari Safari Mau Kandidat Ketua Umum PB HMI menuliskan gagasan besarnya ke dalam buku yang berjudul “Paradigma HMI-Tentang Pancasila dan Globalisasi” dengan gaya penulisan kekinian yang mudah di pahami namun memberikan makna yang mendalam bagi pembacanya, Ari Safari Mau adalah contoh anak muda yang berpikir kritis melampaui zamannya.

Didalam bukunya Ari Safari Mau mengatakan bahwa “HMI sebagai episentrum dialog perbedaan hadir menjawab tantangan cara berpikir Islam simbolik yang merupakan tantangan yang tidak pernah usai. HMI melalui nilai-nilai dasar perjuangan yang dirumuskan Nurcholish Madjid (Cak Nur) setengah abad yang lalu harus mengambil peran konkret. Situasi mis-konsepsi ini merupakan keretakan epistemik zaman ini yang sekaligus adalah efek buruk Industrialisasi dan pembangunan.”

“Daripada itu saya mengajukan satu pemikiran bahwa betapa perlu kita, kader-kader HMI untuk menjadikan organisasi sebagai sekolah-sekolah bagi perdamaian, resolusi dan lebih mendasar lagi bagi dialog atas perbedaan-perbedaan,” tegas Ari Safari Mau.

Lebih lanjut Ari Safari Mau menuliskan bahwa “HMI hadir sebagai alternative movement dan nilai dasar perjuangan merupakan tawaran bagi paradigma”.

Dia kemudian berpesan bahwa “Buku ini adalah manifestasi dari ikhtiar HMI untuk menjadikan kampus sebagai basis gerakan masyarakat dan laboratorium intelektual bangsa.”

Buku yang kini beredar luas di tengah-tengah pembaca itu pun mendapatkan komentar dari tokoh nasional “Memang, tak syak lagi bahwa Islam (dalam corak HMI yang disajikan Ari Safari Mau) sampai hari ini senantiasa berdialektika dengan Pancasila. Sebagai apa yang disebut bapak republik kita, Soekarno, philosophical ground. Atau landasan filsafat; jelas Pancasila akan bertemu Islam baik sebagai sang agama dan agama,” kata Marsudi Syuhud-Ketua PBNU.

“Buku ini telah melalui proses perenungan panjang dalam penulisannya sehingga melahirkan gagasan yang benar-benar membawa kita kepada pergejolakan paradigma dimana HMI hadir sebagai penengah antara kaum akar rumput dan kanopi. Beribu hormat patut di berikan kepada anak muda yang berani melampaui zamannya untuk menyelami samudra ilmu kawah candradimuka dan melahirkan karya yang spektakuler ke tengah-tengah pembaca,” tutup Ari Safari Mau. (HS/Ikmal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *