Ekshumasi Makam Almarhum Joko Dedi Kurniawan, Perkara Tindak Pidana Penganiayaan Berat Di TPU Percut Sei Tuan

  • Whatsapp

Sei Tuan, infobanua.co.id – Telah berlangsung digelar Kegiatan Pengamanan Penggalian Kubur/Ekshumasi, terhadap Makam Jenazah Alm. Joko Dedi Kurniawan, Perkara Dugaan Tindak Pidana Penganiayaan Berat,yang terjadi pada tanggal 02 Oktober 2020 tahun lalu, di Jl. KH. Wahid Hasyim No. 1, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, bertempat di TPU (Tempat Pemakaman Umum) di Desa Saentis Musyawarah 8, Pasar II, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (10/03/2021), sekira pukul 10.00 WIB.

Kegiatan tersebut dihadiri Personil Ditreskrimum Polda Sumut, Tim Forensik, Keluarga Alm. Joko Dedi Kurniawan, dan Kuasa Hukum, Kepala Desa Saentis, Kadus Desa Saentis, Kapolsek Percut Sei Tuan, Wakapolsek Percut Sei Tuan, Personil Polsek Percut Sei Tuan, Personil Sat Shabara Polrestabes Medan, serta Personil Polsek Sunggal.

Sekira Pukul 10.30 WIB, dilaksanakan Penggalian Makam Alm. Joko Dedi Kurniawan, disaksikan Pihak Keluarga, dan Kuasa Hukum.

LBH Medan menyampaikan kepada awak media, “Dugaan, Korban Penyiksaan di Polsek Sunggal, terhadap Alm Joko Dedi Kurniawan akan dilakukan Ekshumasi atau Penggalian Mayat atau Pembongkaran Kubur oleh Ditreskrimum Polda Sumut, bersama Dokter Forensik, pada hari Rabu, 10 Maret 2021, sekira pukul 10.00 WIB, di Dusun XV Semar, Desa Saentis, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, tepatnya di Pekuburan Umum Muslim Desa Saentis, ” ujar Irvan.

“Sebagaimana berdasarkan surat Undangan Penggalian Kubur atau Ekshumasi, Nomor B/1860/lll/Res.1.6/2021/Ditreskrimum, Tertanggal 9 Maret 2021,” sebutnya.

“LBH Medan mendukung Penyidik Ditreskrimum Polda Sumut, dan Dokter Forensik dalam hal melakukan Ekshumasi secara Maksimal, Objektif, Transparan,  Independen, dan Tanpa Intervensi dengan memegang teguh Sumpah, atau Janji sebagai Dokter, sebagaimana Amanat pada Pasal 1, Kode Etik Kedokteran Indonesia, atau (KODEKl) Tahun 2012. Hal ini guna untuk membuat terang benderang dugaan Tindak Pidana Penyiksaan terhadap Almarhum Joko Dedi Kurniawan Seraya memberikan keadilan, dan kepastian hukum terhadap Masyarakat, khususnya Pihak Keluarga yang meyakini jika Almarhum Joko Dedi Kurniawan meninggal dunia bukan karena Sakit, melainkan adanya dugaan Penyiksaan,” tambahnya.

“LBH Medan juga mendesak Komnas HAM, LPSK RI, dan IdI (Ikatan Dokter Indonesia), untuk turun langsung melihat atau memantau jalannya Ekshumasi, dugaan Tindak Pidana Penyiksaan a quo yang mana tindakan tersebut merupakan Pelanggaran HAM, hal ini memandang banyak terjadi Extra Judicial Killing, dan mendesak Ombudsman RI atau (ORI) guna mencegah adanya dugaan potensi Mal Administrasi atau Multitafsir Hasil Pemeriksaan Dokter Forensik nantinya. Hal ini secara tegas merupakan komitmen dari Komnas Ham, LPSK, dan ORI, yang merupakan 3 dari 5 Lembaga yang tergabung dalam National Preventive Mechanism atau NPM yang mengecam, dan menolak tindakan penyiksaan, perlakuan kejam, serta merendahkan martabat, di tempat-tempat penahanan di Indonesia,” ungkapnya.

“LBH Medan dalam hal ini menduga Tindak Pidana Penyiksaan tersebut telah melanggar Undang Undang Dasar Tahun 1945, Pasal 28 A, 28 G dan I, Undang-undang 39, Tahun 1999, tentang HAM, Pasal 4 Undang-undang Nomor 5, Tahun 1998, tentang Pengesahan Covention Againt Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment on Punishment, atau Konvensi menentang Penyiksaan dan Perlakuan atau Penghukuman Lain yang kejam atau tidak manusiawi, atau merendahkan martabat manusia, dan Undang-undang Nomor 12, Tahun 2005, Pasal 7, tentang Pengesahan International Convention on Civil and Political Rights atau ICCPR, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia atau Duham Pasal 5,” tutup Irvan.

Dilokasi yang berbeda Kapolsek Percut Sei Tuan, AKP Janpiter Napitupuluh menyebutkan kepada awak media, “Sekira Pukul 11.00 WIB, dilaksanakan Ekshumasi oleh Tim Forensik. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekira pukul 12.40 WIB. Kegiatan Ekshumasi berjalan dengan aman dan kondusif,” ungkap Kapolsek Percut Sei Tuan.

Terkait Penggalian Kubur ini, awak media mencoba mengkonfirmasi Kapolsek Medan Sunggal dan juga Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal, namun sampai dengan berita ini di terbitkan belum ada tanggapan dari beliau.

(William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *