Seluruh Anggota DPRD Kota Blitar, Beserta Pegawai Sekretariat Sudah Divaksin

  • Whatsapp
Ketua DPRD Kota Blitar, dr.Syahrul Alim.

Blitar, Infobanua.co.id – Seluruh anggota DPRD Kota Blitar telah menjalankan vaksinasi covid-19. Pasca vaksin tidak ditemukan adanya gejala atau efek samping pada 25 orang anggota Dewan dan semuanya berjalan lancar.

Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim, mengatakan bahwa, selain anggota Dewan para pegawai di sekretariat sebanyak 90 orang juga diwajibkan dan sudah vaksin juga.

Mengingat pekerjaan mereka yang berhubungan langsung dengan warga masyarakat untuk menyerap aspirasi maka perlu di vaksin.

“Sebanyak 25 orang anggota DPRD Kota Blitar dan pegawai sekretariat semua sudah di vaksin suntik satu kali pada dua minggu lalu, dan minggu depan sudah semuanya ter vaksin suntik yang kedua,” kata Ketua DPRD Kota Blitar, dr Syahrul Alim, Sabtu 13-03-2021.

Menurut Syahrul, bila sudah dua kali disuntik, akan terbentuk kekebalan terhadap virus covid-19 semakin maksimal dan kuat,” jlentrehnya.

Selanjutnya Syahrul menerangkan bahwa, tujuan vaksinasi ini adalah untuk menciptakan herd immunity atau kekebalan kelompok terhadap virus.

Dengan demikian semakin banyak kelompok warga masyarakat yang di vaksin, maka virus akan sulit masuk. Dan lama kelamaan virus akan hilang dengan sendirinya, bila banyak kelompok yang sudah kebal.

“Kami berharap agar herd immunity segera terbentuk di Kota Blitar dengan vaksin massal. Dengan demikian ekonomi akan kembali pulih, dan orang dapat kembali beraktivitas kembali,” jlentrehnya.

Untuk itu Syahrul menghimbau agar semua warga masyarakat harus merespons baik jangan sampai menolak untuk di vaksin.

Dari pengamatannya dari seluruh anggota dewan yang disuntik vaksin tidak menimbulkan efek samping yang merugikan atau Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Rata-rata mereka hanya merasakan sedikit meriang usai disuntik, mengantuk, dan merasa lapar.

“Waktu disuntik hanya terasa seperti digigit nyamuk, setelahnya kalau merasa sedikit meriang, ngantuk dan laper itu adalah normal bukan termasuk KIPI. Besoknya sudah enak kembali bahkan merasa lebih percaya diri usai divaksin. Jadi bukan alasan lagi menolak untuk di vaksin,” pungkasnya. (Eko.B) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *