Warga Cugenang Digegerkan Dengan Penemuan Mayat Laki-Laki Dalam Kondisi Terlungkup di Saluran Air

  • Whatsapp

CIANJUR, infobanua.co.id – Penemuan sesosok mayat laki-laki gegerkan warga
Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (14/3/2021).

Diketahui, korban terlungkup di saluran air (parit), Jalan Raya Cugenang. Tepatnya Kampung Banjarpinang, Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Identitas Sofyan (59) warga Jalan Pembangunan I Dalam, Kelurahan Petojo Utara, Gambir, Jakarta Pusat (Jakpus).

Kapolsek Cugenang Kompol L Woro Waryani mengatakan, kronologis kejadian, awal ditemukannya mayat oleh kedua orang saksi sedang bertugas jaga di Puskesmas Cijedil.

“Mendapatkan informasi dari masyarakat akan pergi ke ladang,” katanya.

Kapolsek Cugenang mengungkapkan, bahwa telah ditemukan mayat dalam keadaan terlungkup di parit dengan lebar sekitar 50 sentimeter, aliran sungai deras.

“Setelah memastikan informasi tersebut bahwa benar adanya telah ditemukan seseorang yang telah meninggal dunia,” ujar Kompol L Woro.

Terakhir, ia menambahkan, karena dalam keadaan terlungkup di sebuah parit. Dan, terendam aliran sungai deras, lalu melaporkannya kepada pihak kepolisian.

“Selanjutnya korban sudah dibawa ke RSUD Cianjur untuk penanganan lebih lanjut,” ujar Kompol L Woro.

Masih ujar Kapolsek Cugenang, modus operandi, sebab-sebab kejadian dari hasil pemeriksaan sementara ditemukan luka robek di pelipis kanan dan telinga kiri. Serta memar dan lecet di paha kanan, diduga akibat luka benturan.

“Lain-lain masih dalam penyelidikan dan mengamankan barang bukti (BB),” pungkasnya.

Hasil ditemukan pihak kepolisian saat cek untuk mengevakuasi (olah TKP), korban mengenakan kaos lengan panjang warna biru, baju koko warna coklat, rompi warna hitam, ban dalam sepeda, tasbih warna biru.

Kemudian, celana pendek warna hitam, satu sarung motif kotak warna coklat, satu sarung motif warna hijau, satu buah fotocopy identitas KTP, satu buah korek api, satu buah mangkok dengan tutup, satu buah kacamata hitam, dua buah masker medis, satu buah gunting, satu sachet saus sambal, dua batang siwak, dan terakhir satu buah botol minyak wangi.

Terpisah, Deni (44) dan Fahmi (27) dua warga Kecamatan Cianjur membenarkan, saat itu juga langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

“Kurang mengetahui apa penyebab, yang jelas sudah dibawa ke RSUD Cianjur. Dan, telah ditangani pihak yang berwajib,” singkatnya. (HS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *