Ketua DPRD Simalungun, Timbul Jayaq Sibarani : Jangan Gentar Lanjutkan Kepihak Berwajib, Dugaan Pungli Honorer & PDAM Tirta Lihou

  • Whatsapp

Simalungun, Infobanua.co.id – Tinggal hitungan waktu, Masa Bakti Bupati Simalungun, DR. Jr Saragih yang memimpin Kabupaten Simalungun akan berakhir. Pasalnya banyak isu miring yang bermunculan dugaan Pungli (Punggutan Liar) di Lingkungan Pemkab Simalungun.

Dugaan yang dikutip liar itu terkait Surat Keputusan (SK) Perpanjangan Pegawai Honorer, dan juga pada Penerimaan Pegawai Tetap di PDAM PDAM Tirta Lihou, serta banyak Korban seperti Pengangkatan Jabatan Baru.

Menurut data yang dihimpun dari Beberapa Sumber pada Pegawai Honorer Pemkab Simalungun di Pematang Raya, Selasa (16/03/2021), terjadi Pengutipan Honor pada Beberapa SKPD, yaitu Dinkes, Dikjar, Satpol PP, dan banyak lagi tak bisa disebut satu persatu.

“Pengutipan liar dengan dalih Perpanjangan SK Pegawai Honorer, sebesar Rp 5 Juta dan RP 10 Juta, untuk Setiap Orang dari Jumlah Pegawai Honorer, hampir 5000 Orang,” jelas Salah Seorang Sumber yang enggan disebutkan namanya.

Hal senada juga diterangkan oleh Sumber Lainnya, menyampaikan kepada Media ini mengatakan, “Penerimaan Pegawai Tetap di PDAM Tirta Lihou, dalam tahapan ini berjumlah 57 Orang banyaknya Para Pegawai Honorer, dan diduga harus menyerahkan Upeti, dengan bandrol, Sebesar Rp. 50 Juta, dan ada yang menyerahkan Rp 80 Juta, bagi Pegawai Honorer yang telah mengikuti Seleksi Penerimaan Pegawai Tetap, pada PDAM Tirta Lihou Simalungun dengan tujuan untuk memperoleh SK sebagai Pegawai Tetap,” ujarnya.

Direktur Umum PDAM Tirta Lihou Pematang Raya, Helmut Purba, ketika hendak dikonfirmasi, Selasa (16/03/2021), sedang tidak berada di Ruang Kerjanya. Menurut infonya sedang keluar, hingga berita ini diturunkan belum berhasil mendapatkan Hak Jawab lewat Konfirmasi terhadap Pihak Yang Bersangkutan.

Ketua Dewan Simalungun, Timbul Jayai Sibarani, ketika dimintai tanggapan persoalan dugaan Pungli tersebut, mengatakan, “Bila ada yang merasa dirugikan atau menjadi Korban Pungli tersebut, segera melapor ke DPRD Simalungun,” tegasnya.

Dia juga menyampaikan, Pihaknya tengah mengumpulkan data Para Korban, guna Bahan Rapat Paripurna di DPRD Simalungun, dan menginstruksikan bagi Para Korban untuk segera melaporkan Kasus Pungli yang dijalaninya tersebut ke Aparat Penegak Hukum.

“Saat ini Kita juga lagi mengumpulkan data, saya meminta Para Pihak yang dirugikan lanjutkan ke Pihak Berwajib,” imbuh Sibarani.

(AG-William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *