Laporan Pengaduan Pemutusan Listrik Secara Sepihak Oleh PLN Ke BPSK Medan Akan Disidangkan

  • Whatsapp

Percut Sei Tuan, Infobanua.co.id – Kasus Perkara Pemutusan Arus Listrik yang dilakukan oleh Pihak PLN, terhadap Rumah Milik Juliati Sitorus, (63), Jalan Padi Raya Gang Nira No 1, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara telah dilaporkan ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Medan, oleh Ilham, (35), merupakan Anak dari Juliati Sitorus.

Ilham yang menyampaikan Laporan Pengaduan Kejadian tersebut diterima oleh Pihak BPSK Medan, Syaiful. Dalam pertemuan tersebut, Keduanya menjelaskan Kronologis terjadinya tindakan Pihak PLN melakukan pemutusan Arus Listrik secara sepihak dari Rumah Juliati Sitorus.

“Hari ini Saya mendatangi Kantor BPSK Medan, untuk mempertanyakan Laporan Pengaduan Saya, terkait Keberatan atas Listrik kami yang diputus oleh Pihak PLN, dengan Sistem Tebang Sikat,” ujar Ilham di Kantor BPSK Medan, Jalan Sei Galang, Kota Medan, Sumatera Utara, Selasa (16/03/2021) siang.

Lanjutnya menerangkan, ada beberapa berkas yang harus dilengkapi untuk keperluan Kelengkapan Administrasi. Kelengkapan Adminstrasi langsung dipenuhi Ilham dikarenakan sudah membawa Semua Kelengkapan Dokumen Pendukung.

“Jadi ini Semua Berkas Data Pendukung yang dibutuhkan sudah Saya lengkapi selurunya. Seluruh keperluan kelengkapan Administrasi sudah komplit,” jelasnya.

Saat disinggung tentang Denda Sebesar 7 Juta Rupiah, Ilham mengatakan, bahwa Pihaknya bukan tidak bersedia membayar Denda yang disebutkan PLN tersebut, namun Pihak PLN seharusnya dapat menjelaskan, dan menjabarkan kesalahan, terlebih dahulu kepada Konsumen Pihak Pemakai Listrik tersebut.

“Pengenaan Denda Rp. 7 Juta Lebih kepada kami bukannya Kami tidak bersedia membayarnya, tapi bila kami bayar, berarti kami benar telah mengaku salah. Hal ini yang menjadi dasar kami mengadukan tindakan yang dilakukan Pihak PLN,” ungkapnya.

Rumah yang ditempati Juliati Sitorus merupakan Rumah yang dibeli secara permanen pada Tahun 2003 silam. Setelah Rumah tersebut dibeli, langsung ditempati.

“Mengenai adanya permasalahan Kelistrikan, sudah tentu kami Sekeluarga sama sekali tidak mengetahui dan mengerti. Apa yang dipergunakan Pemilik Rumah Sebelumnya, itulah yang kami gunakan sekarang,” jelas Ilham.

Lebih lanjut Ilham menambahkan, “Menurut informasi yang Saya terima tadi di BPSK Medan, bahwa Laporan Pengaduan yang telah Saya ajukan akan disidangkan. Untuk detail waktunya silahkan tanya ke BPSK Medan saja,” sebutnya.

Sebelum mendatangi Kantor BPSK Medan, Ilham telah membuat Laporan Pengaduan ke Kantor Ombudsman Perwakilan Sumatera Utara sehari sebelumnya. Ilham melaporkan dugaan perbuatan Maladministrasi yang dilakukan oleh Oknum Petugas PLN. Maladministrasi yang dilaporkan adalah Tagihan Listrik yang selalu diterbitkan Pihak PLN, sejak Januari 2020 lalu sampai saat ini, padahal Meteran Listrik sudah dicabut.

(William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *