Pelaku Pengeroyokan Terhadap Irsan Amir Saat Mengikuti Diksar Hingga Meninggal Dunia di Tahan Polisi

  • Whatsapp

BONE, infobanua.co.id – Pelaku kekerasan atau pengeroyokan terhadap dua orang Mahasiswa bernama
Irsan Amir umur 19 tahun, alamat Dsn. Rompe Kel. Bajoe Kec. Tanete Riattang Timur Kab. Bone meninggal dunia dan as ni ur Bin MUH, IDRUS, (18)..asal Rompe kel. Bajoe Kab Bone, kini telah diamankan di Mapolres bone, Selasa, (16/3/2021)

Empat pelaku yang juga merupakan mahasiswa IAIN, MY, umur (20 ) alamat Desa Lappoase Kec. Awangpone Kab. Bone ( Angkatan 20 Organisasi Mapala IAIN Bone ) MS, Umur 21 thn, Alamat Desa Pattimpa, kec. Ponre Kab. Bone ( Angkatan 19 Organisasi Mapala IAIN Bone ), AM , 22 Tahun , , asal desa Rappa kec tonra kab Bone , dan FA, Umur : 19 Alamat , Villa Bougenvil berhasil ditangkap oleh Kasat Reskrim Polres Bone AKP Ardy Yusuf .S.I.K Yang didampingi oelh Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Bone Ipda Muh. Riad .S.Sos Gabungan Unit Opsnal Sat Intelkam Polres Bone yang dipimpin Kasat Intelkam AKP SURAHMAN terhadap keempat pelaku pengeroyokan itu

Penangkapan pelaku sekitar pukul pukul 23.00 wita bertempat di jl dr wahidin Kel macanang kec Tanete Riattang Barat kab Bone dimana
korban bersama pelapor mengikuti kegiatan Diksar Mapala IAIN Bone ( panjat tebing) selama seminggu sejak tanggal 5 Maret 2021 sampai tanggal 12 Maret 2021 , namun dalam kegiatan tersebut ada beberapa senior Mapala selaku pembimbing / pendamping kegiatan tersebut melakukan kekerasan fisik kepada semua peserta Diksar berupa pukulan pada bagian perut, menampar, menendang,menyuruh merayap dan jalan bebek. setelah Korban IRSAN Bin AMIR selesai mengikuti kegiatan tersebut dan kembali kerumahnya, ternyata korban mengeluhkan rasa sakit dan nyeri pada bagian perut sehingga keluarga korban melarikan korban ke Rumah Sakit. M. Yasin Watampone Kab. Bone untuk mendapatkan perawatan medis namun dalam perawatan tersebut korban dinyatakan telah meniggal dunia Dan atas kejadian tersebut pelapor merasa keberatan dan melaporkan peristiwa kejadian tersebut karena juga menjadi korban penganiayaan bersama dengan peserta diksar lainnya.

Dengan kejadian tersebut melalui laporan polisi Nomor : LP / 83 / III / 2021 / SPKT / RES BONE Pada hari Jumat tanggal 05 Maret sampai hari Jumat tanggal 12 Maret 2021 yang bertempat Coppo Bulu Desa Selli Kec. Bengo Kab. Bone hingga UNIT RESMOB SAT RESKRIM POLRES BONE melakukan proses penyelidikan perihal tindak pidana tersebut dan mengumpulkan beberapa keterangan di TKP ( peserta diksar angkatan 22 mahasiswa IAN BONE Kab BONE ) hingga tepatnya pada hari Selasa tanggal 16 Maret 2021 sekira pukul 14.00 Wita para pelaku berhasil diamankan dan pada saat dilakukan penangkapan terhadap pelaku dimana para pelaku mengakui perbuatannya dan tidak melakukan perlawanan .

Sementara hasil dari introgasi diperoleh keterangan
Jika para pelaku melakukan kekerasan terhadap ke dua korban mengakibatkan korban meninggal dunia dimana awal mula pada tanggal 05 Maret 2021 sampai tanggal 12 maret 2021 bertempat di dusun coppo bulu desa cappo bulu kec bengo kab Bone giat mahasiswa IAN Bone melakukan Diksar ( pendidikan dasar ) peserta anggota mapala IAN BONE dengan jumlah peserta didik sebanyak 7 ( tujuh ) melaksanakan Mountenering ( pengenalan medan ) , manejemen ekspedisi , roklembing , sorpaifa , potanisologi , caping ,PPAT PPGD, diving , Arum jeram dimana sejak dimulaix diksar dimana para peserta mendapatkan perlakuan kasar ( tindakan fisik ) yang diantarax ” tendangan , pukulan dan tamparan ” yg dialami oleh peserta ( korban ) yg mengakibatkan salah satu korban mengalami luka2 hingga korban di larikan ke rumah sakit Dr Wahidin kab Bone untuk mendapatkan perawatan dimana tepatnya pada tanggal 15 maret 2021 korban An. IRSAN meninggal dunia ( MD ) Dampak dari diksar yang dilaksanakan organisasi mahasiswa Mapala IAN Bone dan ke enam peserta mengalami luka2 di sekucur tubuh akibat kekerasan yg di lakukan oleh pelaku yang melainkan senior dari korban

Selanjutnya Pelaku dan barang bukti di bawa ke mapolres Bone Untuk dilakukan Penyidikan lebih lanjut.(A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *