Guru Ngaji Tega Lakukan Asusila Terhadap Anak-anak Didiknya, Diringkus Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan

  • Whatsapp

Medan, Infobanua.co.id – Pelaku Perbuatan Asusila, yang dilakukan oleh Seorang Guru Mengaji, berinisial IR, (60), yang nekat mencabuli Anak-anak Bocah di Jalan Belibis Perumnas Mandala, Kota Medan. Akhirnya Pelaku berhasil ditangkap oleh Petugas Polsek Percut Sei Tuan. Pelaku kemudian diboyong Petugas dengan menggunakan Sepeda Motor ke Mako Polsek Percut Sei Tuan Polrestabes Medan, guna proses pengembangan penyidikan lebih lanjut, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku sudah ditangkap oleh Pihak Kepolisian, Sabtu (20/03/2021). Pelaku ditangkap 4 Orang Personil  Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan,” ujar Kepala Lingkungan, Iswan.

Saat Penangkapan, Istri Pelaku sempat berdalih, dan mencoba mengelabuhi Petugas dengan mengatakan, bahwa Pelaku tidak berada di Rumahnya.

“Petugas menyatakan kepada Istri Pelaku saat berada di Lokasi Rumah Pelaku, “Maaf, kami sudah lihat Bapak tadi Bu, suruh aja keluar, nanti jadinya ramai Warga nanti yang keluar,” ujar Petugas. Lalu Pelaku keluar dari Dalam Rumahnya,” ujar Salah Seorang Warga yang Identitasnya enggan disebutkan.

Pria berbadan tambun ini sangat berterima kasih dengan Polsek Percut Seituan yang telah berhasil menangkap Pelaku.

“Syukurlah bang, Pelaku sudah diringkus Polisi, kalau Pelaku masih bebas, semakin resahlah kami dengan kondisi seperti ini. Selalu was-was, sambil menerka,siapa lagi yang akan jadi Korban diperbuat Pelaku. Terima kasih Pak Polisi, Pelaku sudah Bapak tangkap,” ucapnya.

Terpisah, ketika dikonfirmasi, Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan, Iptu M Karo-karo belum bersedia membalas konfirmasi Para Wartawan.

Awal peristiwa terjadi, Seketika Warga Jalan Belibis Perumnas Mandala dihebohkan dengan Aksi Bejat Guru Mengaji yang tega Mencabuli Anak-anak Didiknya. Ironisnya Aksi Cabul tersebut nekat dilakukan Pelaku Didalam Masjid, Kamis (25/02/2021) lalu.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, terbongkarnya Aksi Bejat Guru Mengaji ini, bermula dari Seorang Anak Didiknya yang mengadu kepada Orang Tuanya, bahwa sudah kerap kali kemaluannya di pegang-pegang Guru Ngajinya, yakni Pelaku.

Mendengar pengakuan Anaknya, Orang Tua Korban langsung membawa Anaknya ke Klinik terdekat. Dari Hasil Pemeriksaan Petugas Medis, membenarkan, bahwa Kemaluan Korban diketahui ada mengalami Luka. Penasaran pengakuan Anaknya, Orang Tua Korban pun menginterogasi Teman-teman Korban. Dari Pengakuan Anak-anak, Teman Korban tersebut, hasil yang diketahui, bahwa Korban Perbuatan Pencabulan yang dilakukan Pelaku, sudah semakin banyak. Keseluruhan Korbannya merupakan Anak-anak Didiknya, dan Tetangga Pelaku.

Tak terima akan Perbuatan Pelaku, Orang Tua Korban pun membuat Laporkan Pengaduan Kasus tersebut ke Polsek Percut Seituan Polrestabes Medan, agar Pelaku ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Pelaku saat beraksi, dengan modus mengajak Korbannya yang rata-rata usianya Anak-anak itu 7-8 Tahun, untuk menonton YouTube. Disaat Korban sedang menonton, Pelaku langsung  memangku Korban duduk di paha kakinya. Saat asyik menonton, Tangan Pelaku meraba, dan mengkobel kemaluan Korban,” ujar Amat, Orang Tua Korban.

Amat menambahkan, hal ini terjadi seperti yang dialami Anaknya, sebut saja namanya Bunga, Bocah masih belia, Berusia 8 Tahun, yang diperlakukan tidak baik, dan melanggar asusila, hingga Kemaluan Anaknya itu terluka.

“Korbannya banyak bang, bukan hanya Anak Saya saja, sebelumnya pun sudah ada Korban Lainnya, tapi karena takut diributkan, akhirnya Pelaku nangis-nangis minta berdamai,” tambahnya.
Amat berharap Pelaku Pencabulan terhadap Anaknya itu segera ditangkap untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

“Nah, perbuatannya itu terulang lagi, jadi tidak bisa kita biarkan lagi. Kita ingin Pelakunya segera diringkus, sudah banyak Korbannya bang. Pelaku selain membuat resah, juga sangat memalukan Warga. Saya pikir di Masjid tempat aman untuk Anak-anak belajar ngaji, ternyata tidak! Pelaku selain Guru Mengaji, juga Imam Masjid bang. Apa tidak memalukan itu namanya,” jelasnya.
Saat hendak dikonfirmasi via Telepon Selulernya, sampai berita ini diterbitkan, Kapolsek Percut Seituan, AKP Jan Piter Napitupulu juga belum dapat dihubungi.

(William/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *