PT BAK Diberi Waktu 30 Hari Selesaikan Rekomendasi DAD Barito Utara

  • Whatsapp

Muara Teweh, infobanua.co.id – Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Barito Utara memberi batas waktu 30 hari kepada PT Berjaya Agro Kalimantan (BAK) yang diduga melakukan pelanggaran. Karena beroperasi menggunakan jalan Desa Kamawen tanpa izin.

Akibat kegiatan PT BAK ini diduga telah terjadi kerusakan tanah pekarangan, patok dan pagar karena memarkir dan memutar balik kendaraan truk dan alat berat buah sawit di Desa Kamawen Kecamatan Montallat, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

“Demi keadilan PT BAK wajib melaksanakan rekomendasi DAD. Rekomendasi DAD satu tingkat dibawah Mahkamah Adat. Saya minta PT.BAK menghormati rekomendasi tersebut,” kata Junio Drs. Hertin Kilat Sekretaris DAD yang juga sekaligus selaku pimpinan Pangkalima Komando BATAMAD, Rabu (31/3/2021).

Rekomendasi DAD Barut yang harus dilakukan PT BAK dengan batas waktu 30 hari yakni, memperbaiki halaman rumah berupa turap, memperbaiki jalan desa yang dilintasi secara bertahap, bayar denda adat sebesar 80 antang dengan perincian, membayar panyantabe, pagoeng pagoloi, ngea ngedi, pakuwa palowas, dan tulang pakat kepada pemilik lahan yakni Hison, juga Demang Kaharingan dan Gerdayak, sebanyak 56 Antang.

Membayar panyantabe dacing panimbang gantang panakar kepada kedemangan Kec. Montallat sebesar 8 Antang, membayar buah jawet kepada DAD dan BATAMAD sebesar 16 antang. Nilai 1 antang jika dikonversikan menjadi Rp. 200 ribu.

Hadir pada kegiatan pembacaan rekomendasi DAD Barut, tiga karyawan PT BAK Ahmad Sopian, Brianto dan Ngenggeng, Demang Kaharingan, Hison selaku pemilik pekarangan, anggota Organisasi Badan Pertahanan Masyarakat Adat Dayak (BATAMAD)

Junio Suharto Ketua DAD Kabupaten Barito Utara menyampaikan, pihaknya pernah mengundang PT BAK dan Kepala Desa Kamawen tapi tidak hadir. “Hari ini kita tidak lagi membuka dialok tetapi lansung membaca putusan Rekomendasi. PT BAK diminta memperhatikan hukum adat dan budaya yang berlaku.

Permasalahan yang tidak juga diselesaikan selama beberapa tahun, pernah juga dimediasi di Polsek Setempat tetapi tidak juga selesai hingga keluarga Hison selaku pemilik tanah menyerahkan pengurusanya melalui piring putih dan tulang pakat kepada Demang Majelis Kaharingan Kabupaten Barito Utara dengan disaksikan juga oleh paramantir (Let) yang ada didesa, namun karena tidak juga di tanggapi sehingga diserahkan ke DAD, tetapi hal yang sama juga seperti di sepelekan, sabagaimana undangan (I) DAD tertanggal 17 Maret 2021 kepada pimpinan PT BAK yang dapat memberikan keputusan tetapi lagi-lagi tidak dihadiri

Dalam Rekomendasi yang dibacakan, “Rekomendasi Penyelesaian Sangketa Antara Hison Vs PT BAK Permasalahan, “Bahwa DAD Barut telah menerima pengaduan secara adat dari Robenson selaku Damang Majelis Kaharingan, namun tidak dipatuhi oleh PT BAK, akibat merusak halaman rumah, patok dan pagar milik saudara Hison. “Saya berharap PT BAK menyelesaikan pelanggaran hukum adat sebagaimana putusan dan rekomendasi DAD Barut,”kata Robenson Demang Kepala Adat Kaharingan.

Hasil di lapangan dampak aktivitas PT BAK terjadi penurunan tanah jalan dan halaman milik rumah Hison, karena adanya aktivitas angkutan buah sawit PT BAK. Tim peninjau lapangan sudah mendapatkan penjelasan Hison dan warga sekitar, namun tidak dihadiri PT BAK dan Kepala Desa, tetapi sudah mendapatkan penjelasan dari PT BAK yang disampaikan dikemudian harinya.

Sementara Hison selaku penuntut menerima putusan DAD Barut. Dirinya berterima kasih serta menerima keputusan DAD Barut. “Saya hanya menerima dalam bentuk benda adat yakni antang atau guci. Bukan sebagaimana catatan yang dikonversikan satu Antang dinilai Rp200 ribu. Hal ini dilakukan supaya tidak ada pelecehan hukum adat Dayak. Supaya tidak ada beda presepsi dan penilayan publik, terutama tokoh dan masyarakat dayak. Jadi silahkan PT BAK yang membeli gucinya atau antang. Karena sendiri juga tidak tahu dimana tempatnya membeli antang atau guci seharga Rp.200 ribu,” katanya.

Atas rekomendasi ini, PT BAK melalui perwakilanya menerima putusan dan akan meyiapkan sesuai ketentuan yang disampaikan melalui surat rekomendasi DAD Barut. sapuneli

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *