Kemendagri Minta Kalsel Bentuk Tim Penanganan Konflik

  • Whatsapp

BANJARMASIN, infobanua.co.id – Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian mengingatkan pentingnya daerah memiliki Tim Penanganan Konflik Sosial.

Hal itu disampaikan Mendagri Tito Karnavian, saat menutup secara resmi  Rapat Kerja Tematik Program Kegiatan dengan Tema Sinergitas Penanganan Konflik Sosial Daerah, Jumat (2/4).

Dalam acara penutupan rapat kerja tematik yang berlangsung di Mahligai Pancasila, dihadiri secara virtual oleh para Kepala Daerah seluruh Indonesia.

Tito mengatakan pentingnya identifikasi perbedaan kepentingan dan identifikasi common interest. Karena kedua hal tersebut adalah dasar dari sistem penanganan konflik.

Saat perbedaan kepentingan dan common interest terjadi, tim penanganan konflik dapat mengendalikan atau menekan perbedaan kepentingan dan mengangkat persamaan.

Tujuan utama yang diharapkan agar pihak yang berkonflik sadar bahwa mereka adalah satu dan tidak seharusnya konflik terjadi.

Selanjutnya, Tito juga menyampaikan dalam hal penanganan konflik diperlukan sinergi dan kerja sama antara seluruh lapisan, baik dari Pemerintah Pusat, tingkat I dan tingkat II.

Bahkan sampai ke tingkat pemerintahan desa. Dimana tim penanganan konflik ini dapat dipimpin oleh kepala instansi ataupun kepala daerah untuk saling merekatkan bersinergi.

Tito juga menekankan pentingnya keberadaan tim atau lembaga penanganan konflik, yang didalamnya terdapat 3 tim. Yaitu tim pencegahan, tim penghentian, dan tim pemulihan.

Dalam akhir pengarahannya, Tito mengimbau agar seluruh Daerah di Indonesia sudah milik tim penanganan konflik dalam 3 bulan kedepan.

“Keseriusan menangani konflik sosial menjadi penting di negara yang sangat plural dan penuh keberagaman ini yang sarat dengan potensi konflik. Saya meminta kepada Kepala Daerah, yang belum memiliki tim penanganan konflik, untuk segera membentuk tim penanganan konflik setidaknya dalam waktu 3 bulan”. Ujarnya

Sementara itu Pj Gubernur Kalsel Safrizal ZA,  mengungkapkan apresiasi dan terima kasih atas arahan Mendagri.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada semua peserta yang berhadir  baik secara langsung maupun virtual. Pungkasnya

febri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *