Keterlibatan TNI Dalam Penanganan Teroris Masih Terkendala Paraturan

  • Whatsapp

Jakarta – Keterlibatan TNI dalam penanganan terorisme di tanah air hingga saat ini masih belum bisa di lakukan mengingat peraturan pelaksana dari regulasi yang telah ada hingga saat ini masih belum turun,sehingga TNI tidak banyak terlibat dalam pemberantasan terorisme,demikian di ungkapkan anggota Komisi I DPR RI Syaifullah Tamliha menyikapi dua serangan teror yang terjadi dalam kurun waktu kurang dari sepekan di Makasar dan Jakarta.

“Keterlibatan TNI sebetulnya sudah dicantumkan dalam regulasinya,hanya saja peraturan pelaksananya belum turun hingga kini. Jadi, TNI belum banyak terlibat dalam pemberantasan terorisme. Kata Syaifullah Tamliha di Jakarta,Kamis (1/4/2021).

Tamliha mengungkapkan rancangan Peraturan Presiden (Perpres) Pelibatan TNI dalam Penanganan Terorisme belum diteken oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).Mandegnya di mana, saya juga tidak mengerti, TNI kalau tidak ada perintah dari panglima tertinggi untuk operasi militer atau perang, dia tidak bergerak. Paling bantu-bantu saja secara sukarela.

Kewenangan kepada polisi untuk menangkap orang yang terindikasi akan melakukan aksi teror telah diberikan oleh DPR dan pemerintah lewat revisi Undang-undang Pemberantasan Terorisme pada 2018 lalu,jelasnya.

“Kami berharap pencegahan terhadap tindak pidana terorisme itu bisa dilakukan sedini mungkin, tanpa terlebih dahulu mereka melakukan teror, karena konstitusi sudah memberikan kewenangan kepada polisi untuk melakukan penangkapan jika dia terindikasi melakukan perbuatan teror,” pungkas Syaifullah Tamliha.

Untuk diketahui, telah terjadi dua serangan teror dalam kurun waktu kurang dari sepekan di Makassar dan Jakarta.

Serangan pertama di Makassar terjadi di depan Gereja Katedral berupa aksi bom bunuh diri yang dilakukan pasangan suami istri berinisial L dan istrinya YSR pada Minggu (28/3). Keduanya tdisebut masih berusia sekitar 26 tahun.

Tiga hari berselang, seorang perempuan berinisial ZA berusia 25 tahun yang diduga teroris yang beraksi sendiri (lone wolf) menyerang Mabes Polri. ZA langsung ditembak mati oleh petugas di lokasi.

indra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *