Rapat Persiapan Pasar Murah Jelang Bulan Ramadan

  • Whatsapp

Banjarbaru, infobanua.co.id – Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin, hadiri rapat persiapan Pasar murah yang dilaksanakan di Aula Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru.

 

Kegiatan tersebut juga dihadiri  Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru Abdul Basid, beserta jajaran, Kepala Bagian Ekobang Kota Banjarbaru, serta seluruh distributor dan badan usaha milik Negara yang bergerak dalam bidang jual beli bahan pokok, Ketua GOW Kota Banjarbaru Ermina Fujianti Wartono, serta Ketua DWP Kota Banjarbaru Syarifah Mariatul Qiftiah Said Abdullah.

 

Kepala Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru, Abdul Basid, menjekankan pasar murah tahun ini kemungkinan akan di gelar pada tanggal 7 dan 8 April 2021, hanya 2 hari  di Halaman Kantor Dinas Perdagangan Kota Banjarbaru. Kegiatan pasar ini agar benar-benar dirancang menerapkan protokol kesehatan, sehingga masyarakat yang ingin berbelanja dan kita sama sama aman dan terhindar dari penyebaran Covid 19 di Kota Banjarbaru.

 

“Berbeda dengan sebelumnya di masa pandemi ini ada kemungkinan pasar murah yang ada di Kecamatan dan Kelurahan se Kota Banjarbaru akan di tiadakan,” katanya.

 

Peserta pasar murah terdiri dari Badan Usaha milik Negara (BUMN) yaitu Bulog dan Perusahaan perdagangan Indonesia (PPI), distributor makanan dan minuman serta pakaian jadi dan peralatan rumah tangga, UKM dan UMKM, serta para organisasi wanita seperti PKK, GOW, dan IWAPI Kota Banjarbaru.

 

Dalam penerapan pasar murah tahun ini akan diterapkan Prtokol kesehatan yang ketat, panitia menyiapkan seluruh alur protkol kesehatan serta juga akan mengatur alur pintu masuk dan keluar agar para pengunjung tidak membuat penumpukan orang.

 

Ketua Dekranasda Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin, menyampaikan kegiatan seperti pasar murah ini sangat baik bagi masyarakat Kota Banjarbaru yang memang membutuhkan, serta panitia harus juga benar-benar mengetahui masyarakat  membutuhkan saja yang bisa membeli di pasar murah ini.

 

“Serta hanya membeli dalam jumlah yang diperlukan dan tidak membeli dalam jumlah banyak menghindari untuk diperjual belikan kembali,” jelasnya..

 

Yus/IB

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *