Acara Mattompang di Hari Jadi Bone, Merefleksikan Kejayaan Bone di Masa Lampau

  • Whatsapp

BONE – Puncak peringatan hari jadi Bone tahun 2021 yang ke 691 dengan cara tradisi yakni mattompang arajang dengan mengangkat tema ” Iya Tutu Iya Upe , Ia  Capa Iya Cilaka” berlangsung di halaman kompleks Rumah jabatan Bupati Bone

Makna tema Iya Tutu Iya Upe, Iya Capa Iya Cilaka merupakan bagian dari pencegahan covid-19 menanamkan suatu harapan dalam benak untuk tetap waspada terhadap pandemi covid-19 sehingga akhirnya terbebas dari Pendem ini

Bupati Bone dalam Sambutannya mengatakan momen mattompang kerajaan ini dijadikan sebagai momentum untuk merefleksikan kejayaan Bone di masa lampau yang tidak hanya dikenal di Indonesia namun hampir beberapa bagian dunia mengenal bahkan memiliki kesan sejarah dengan kerajaan Bone

Bupati Bone juga menyampaikan bahwa   mattompang arajang  telah di mulai pada tahun 1990 . Mattopang arajang adalah proses untuk membersihkan benda-benda pusaka kerajaan Bone yang lazim disebut mappipaccing  arajang  atau dalam istilah bugisnya disebut massosro arajang

Benda-benda yang dibersihkan yaitu pertama Teddung Pulaweng  atau payung emas , 2 sembangeng pulaweng  atau salempang emas, keris lamakkawa, latea Rudini kalewang,   tombak    pusaka raja Bone Aru palaka yang menjadi simbol kehadiran raja Bone senjata adat 7 .

Kegiatan tersebut bentuk penghargaan kepada leluhur atas kebesaran yang telah mereka raih dalam kebijaksanaan yang diwariskan serta salah satu kegiatan untuk menjaga tradisi Bugis .

Diharapkan dengan kegiatan ini menjadi momen untuk intropeksi mengevaluasi diri dan sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat Bone agar jangan sekali-sekali melupakan  sejarah Bone sejatinya tetap harus dipertahankan dilestarikan serta dijadikan daya ungkit dan daya dorong untuk mempertahankan kejayaan Bone dalam dimensi pemerintahan masa kini

Sementara PLT Gubernur Sulsel A. Sudirman Sulaeman menyampaikan
“saya inginkan adalah pembangunan karena berbasis kebutuhan ketika mereka butuhkan adalah hal yang paling penting dirasakan dengan baik” Ujarnya

Lanjutnya, kenapa pembangunan Bone adalah menjadi priorietas dalam program pembangunan ini karena kita harus saling bersinergi jangan melihat karena persoalan wilayah, jangan melihat persoalan-persoalan lain tidak ada tendensi politik dalam pembangunan yang ada dalam persoalan pemerataan berkeadilan untuk kesejahteraan Sulawesi Selatan yang lebih baik” tambahnya

yang persoalan kemudian ketika masuk kepentingan-kepentingan yang seharusnya tidak menjadi persoalan persoalan kemudian dan ini yang penting kita bagaimana sifat sifat lebih dan sopan santun dan saling bahu-membahu untuk mendukung untuk kemajuan pembangunan yang. bagaimana kita kemudian bersatu saling mendorong ke arah tujuan cita-cita kita semua satu

Di acara yang sama PLT Gubernur SulSel juga meresmikan beberapa proyek di Kab. Bone dan menyerahkan bantuan 100 ribu bibit , 10 ton gula ta dari PT. Tiran group kepada parkir miskin termasuk sertifikat(A.Ida)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *