Berahirnya Masa Jabatan DAD Barito Utara 7 April 2021 Jadi Viral Di Medsos

  • Whatsapp

Muara Teweh, Infobanua.co.id – Menyikapi Impormasi Jabatan Dewan Adat Dayak (DAD) di Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalamantan Tengah yang Telah Berahir pada tanggal 7 April 2021

Hison salah seorang Aktipis Lingkungan atau yang dikenal sebagai kepala perjuangan hak masyarakat hukum adat yang sudah belasan tahun malang-melintang dikenal dikalangan masyarakat baik nyata ataupun melalui media sosial atas perjuanganya sebagai nakhoda Ketua Tim Forum Kelompok Tani Dayak Misik (FKKTDM-KT) yang juga selaku bagian dari anggota lembaga NGO Walhi Kalteng, dengan ketegasan dan ketangkasanya Bak semboyan “Yamulik Bengkang Turan” atau (Pantang Mundur Sebelum Berhasil),

Kepada media ini 7/4/2921 menyampaikan, “Setalah mengetahui telah berahir masa jabatan DAD melalui berita salah salah satu media bahwa Ibu Patimah Bagan sudah mendapatkan surat dukungan dari 7 DAD tingkat kecamatan untuk siap menjadi pengganti ketua DAD Barut.

“Kalau cuma seperti itu syaratnya saya yakin 9 DAD Se – Barut, Pasti dokong saya, Atau kalau bicara dukungan, (Inkamben) pasti di dukung oleh semua DAD Kecamatan. Ujarnya

Ia menjelaskan, Dukungan DAD Kecamatan bukan jaminan untuk terpilih menjadi ketua DAD namun itu hanya salah satu syarat, Karena ada mekanisme yang diatur dalam Perda 16 thn 2009 dan AD/ART, DAD. Adapun salah satu syarat yang bisa jadi ketua DAD harus orang yang pernah terlibat sebagai pengurus Lembaga Adat Dayak di Barito Utara dan harus sudah menguasai adat istiadat terutama di Barito Utara. Terangnya

Dari Viralnya berita tersebut, Drs. Saprudin S Tingan selaku salah seorang Ketua Gerakan Pemuda Dayak Indonesia (GPDI-BU) Barito Utara berkomentar, “Mantaf berarti ada saingan, berarti seru Pisi Misi nya nanti, kerna saya juga ada surat-surat sakti. Ujarnya

“Maju bukan hanya program tapi paham dan mengerti dalam bahasa adat minimal dari tiga suku yang berbeda di barito utara, yang di hadapi DAD itu tidak gampang karena yang dihadapi adalah masalah hukum adat yang berlaku, maka saya siap maju bersaing dan tidak perduli berapa banyak surat dokongan hahaha. Tulisnya di kolom komentar

Hingga berita ini di naikan, Belum diketahui mekanisme tata cara pencalonan DAD Barut (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *