Dinas PUPR Karawang Dipertanyakan Izin Awning Dibahu Jalan Tugu Proklamasi Rengasdengklok

  • Whatsapp

Karawang, Infobanua.co.id – Pemanfaatan lahan milik pemerintah semestinya mengikuti prosedur aturan yang berlaku, tidak dapat sembarangan dipergunakan secara sembarangan oleh pihak manapun. Apa lagi dalam penggunaannya dapat berpotensi mengurangi nilai estetika.

Keberadaan awning pada bahu jalan Tugu Proklamasi Rengasdengklok dipertanyakan perizinannya? Pasalnya, lokasi lahan tersebut diduga milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Karawang? Terlihat berdiri puluhan awning semi permanen dan dibangunnya fasilitas penunjang seperti tempat Mandi Cuci Kaki (MCK) atau toilet.

Herman Sonjaya salah seorang aktivis Karawang merasa heran, dan mempertanyakan siapa yang memberikan pemanfaatan bahu jalan tersebut? “Kok bisa – bisanya Dinas PUPR Karawang memberikan izin pembangunan pada bahu jalan seperti itu?” Katanya, Kamis (8/04/21).

“Tetapi, kami akan pertanyakan langsung ke Dinas PUPR Karawang. Apakah sudah memberikan izin pemanfaatan atau tidak? Kalau ada izinnya, menggunakan dasar apa dan kalau tidak merasa mengeluarkan izin, seharusnya Dinas PUPR Karawang bisa segera menertibkannya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP),” terang Herman.

“Karena bahu jalan peruntukannya bukan untuk seperti itu, apa lagi lokasi tersebut merupakan tempat bersejarah, harus dijaga nilai estetikanya. Jangan sampai terlihat kumuh. Kalau untuk pedagang bukan berarti tidak boleh berdagang, sah – sah saja bagi masyarakat pedagang untuk berjualan dilokasi tersebut. Tetapi tempatnya tidak bersifat permanen,” jelasnya.

Sampai berita ini naik ke meja redaksi, belum ada pejabat Dinas PUPR Karawang yang dapat dikonfirmasi.

Sehingga Herman berencana dalam waktu dekat akan sesegera mungkin mendatangi kantor Dinas PUPR Karawang untuk meminta kejelasan perihal bangunan awning dilokasi bahu jalan Tugu Proklamasi Rengasdengklok.

Iswanto.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *