Audiensi ke Bupati Kutim, Para Pendeta PGPI Sampaikan Kendala di Lapangan

  • Whatsapp
Para Pendeta PGPI audiensi ke Bupati Kutim. (Wak Hedir Pro Kutim)

SANGATTA – Meski memiliki jadwal kegiatan yang begitu padat, Bupati Kutai Timur (Kutim) H Ardiansyah Sulaiman menyempatkan waktu untuk bersilahturahmi dengan para pendeta yang tergabung dalam Persekutuan Gereja-Gereja Pentakosta Indonesia (PGPI) di Kutim. Turut hadir bersama puluhan pendeta itu, anggota DPRD Kutim Yulianus Palangiran. Pihaknya disambut hangat oleh Bupati Kutim H Ardiansyah Sulaiman diruang Tempudau, Kantor Bupati, Selasa (4/6/2021).

Dalam kesempatan itu, perwakilan-perwakilan pendeta, baik dari daerah pesisir, pendalaman, kota Sangatta dan sekitarnya menyampaikan kendala dan permasalahan yang dihadapi dalam menjalankan tugasnya.

Permasalahan disampaikan diantaranya insentif pendeta dalam melakukan tugas sebagai pengayom umat Nasrani yang juga merupakan masyarakat Kutim. Selanjutnya berharap pembangunan rumah ibadah dan peningkatan bangunan tempat ibadah yang representatif. Hingga kerinduan mereka untuk melakukan ziarah suci ke Yerusalem, guna menambah wawasan terkait ajaran agama Nasrani.

Dihadapan para pendeta itu, Ardiansyah Sulaiman mengatakan dimasa kepemimpinannya bersama Kasmidi Bulang, 50 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk infrastruktur. Termasuk usulan-usulan yang disampaikan oleh mereka sudah masuk dalam program ASKB.

“Namun, belum bisa berjalan tahun ini. Karena tahun ini merupakan hasil Musrenbang tahun 2020 lalu,” ucap Ardiansyah.

Kemudian untuk semua usulan tentu harus masuk dalam Musrenbang terlebih dahulu, lanjut Ardiansyah. Serta melihat kemampuan APBD Kutim tentunya. (hms15/hms3)

Sumber:  pro.kutaitimurkab.go.id 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *