Begini Ketangguhan Srikandi Prokompim Pemkab Purwakarta

Purwakarta, infobanua.co.id – Lancar dan suksesnya setiap kegiatan Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika tidak terlepas dari para srikandi tangguh yang selalu siap siaga ke mana pun bupati pergi, mulai di wilayah dalam kota bahkan hingga luar kota.

Para Srikandi yang tergabung dalam Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Pemkab Purwakarta itu memiliki tugas penyiapan pelaksanaan kebijakan, pengordinasian pelaksanaan tugas perangkat daerah, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan kebijakan daerah di bidang protokol, komunikasi pimpinan, hingga dokumentasi.

Wildan Sundari bersama Ega Jean, dua dari 15 pegawai protokol yang bertugas di Pemda Purwakarta, menyampaikan bahwa mereka harus berjibaku dan berpacu dengan waktu ketika ada kegiatan pimpinan daerah di suatu tempat. Bahkan, sering kali mereka harus berada di lokasi acara beberapa jam sebelum pimpinan datang.

Wildan menceritakan untuk datang ke kegiatan Bupati Purwakarta pada hari ini di Cirata dan Tegalwaru, mereka mesti berangkat dari Kantor Pemda pukul 05.30 WIB atau dua jam sebelum kegiatan. Bahkan, mereka para srikandi ini mendatangi lokasi dengan mengendarai sepeda motor.

“Ya kalau dihitung waktu dari rumahnya itu pukul 05.00 WIB. Tapi, kalau acaranya ke luar kota bisa sampai kami berangkat dari rumah pukul 03.00 WIB,” katanya, di Tegalwaru, Jumat (9/4/2021).

Sementara, Ega Jean menambahkan, seluruh pegawai protokol di Pemda Purwakarta terdapat 15 orang dan senantiasa membagi tugas di setiap titiknya guna mempersiapkan segalanya.

“Intinya, tugas kami itu datang sebelum bupati datang. Panas hujan harus terus kita jalani. Kami juga bukan hanya mengurusi bupati, tapi mempersiapkan kegiatan untuk Sekda, Wabup, staf ahli, hingga Asda,” ujar Ega.

Saat disinggung suka dukanya bertugas di bagian protokol, Wildan menyebut suka dukanya ialah ketika pimpinan makan namun mereka tak bisa ikut makan, karena khawatir pimpinan membutuhkan sesuatu.

“Kalau sukanya itu ketika selesai acara pimpinan mengapresiasi dan mengucapkan ‘teh nuhunnya’ (teh terimakasih ya) rasa lelah menjadi hilang,” kata Wildan.

Meskipun sebagai wanita karir, para srikandi di bagian protokoler ini pun tidak mengabaikan peran mereka sebagai ibu rumah tangga atau istri bagi suami-suami mereka. Ega menyebut dirinya mesti bangun tidur pukul 01.00 WIB dan langsung memasak untuk suami karena pada waktu Subuh sudah harus siap-siap untuk bekerja. “Saya sudah 12 tahun bekerja di protokol, sedangkan teh Wildan sudah 4 tahun,” ujarnya. (Dodi junaedi)