Venny Gan Menduga Pihak BRI Cabang Gunungsitoli Melakukan Penipuan

Gunungsitoli, Infobanua.co.id – Venny Gan menduga pihak Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Gunungsitoli melakukan penipuan dengan melelang aset miliknya berupa tanah seluas 1268 m2 yang dijadikan sebagai jaminan atas pinjamannya.

Penipuan dimaksud Venny yakni, pihak BRI cabang gunungsitoli yang melakukan pelelangan terhadap asetnya secara sepihak.

“Jaminan pinjaman saya dilelang oleh pihak BRI Cabang Gunungsitoli pada 27 Juli tahun 2018 lalu, tanpa adanya pemberitahuan terlebih dulu kepada saya sebagai debitur. BRI melakukan pelelangan secara diam-diam” ujarnya kepada wartawan.

Menurut Venny, tindakan BRI tersebut bertentangan dengan Peraturan Menteri Keuangan dan Keputusan Direktorat Jendral Piutang dan Lelang yang mengatur tentang petunjuk pelaksanaan lelang dan syarat lelang.

Selain itu kata Venny, proses pelelangan yang dilaksanakan oleh BRI Cabang Gunungsitoli diduga tidak melibatkan pihak-pihak, antara lain : Komite Penyelesaian Pembiayaan Bermasalah, Staff Branch Collection (BC) yang mengajukan proses lelang ke Komite dan yang mendaftarkan ke KPKNL serta Staf Legal.

Lagi kata Venny, Account Manager (AM) BRI Cabang Gunungsitoli selaku marketing yang membina nasabahnya tidak pernah melaksanakan tanggungjawabnya utuk memberikan solusi hingga memberikan peringatan akan dilakukan proses lelang.

Bahkan, setelah lelang terlaksana pihak BRI tidak melaksanakan kewajibannya dengan menyampaikan risalah lelang kepada Venny Gan dan pihak BRI Cabang Gunungsitoli tidak menerbitkan rekening koran debitur.

“Saya menduga jika dalam proses lelang ini telah terjadi rekayasa dan skenario, karena sebelum dilakukan lelang oleh BRI cabang gunungsitoli tidak ada transparansi kepada saya sebagai debitur”. Kata Venny kepada wartawan di Gunungsitoli, (12/4).

Sementara, Pimpinan Cabang BRI Gunungsitoli, Mangiring Lumban Gaol yang dikonfirmasi berulang-ulang oleh wartawan tentang pernyataan Venny Gan tersebut via whatsapp (12/4), hingga berita ini dipublikasikan, enggan memberikan respon. (Arman)