Dewan Kab.Blitar Dorong Pemerintah Daerah, Segera Memperbaiki Jalan Rusak

  • Whatsapp

Blitar, Infobanua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Blitar, meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar, segera memperbaiki jalan-jalan yang rusak di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

Permintaan ini keluar setelah munculnya usulan di Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) dalam hal revitalisasi infrastruktur jalan yang rusak.

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito, mengatakan bahwa, karena itu pihaknya mendorong agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkab. Blitar, segera bertindak secara teknis, demi percepatan perbaikan jalan rusak.

“Dinas PUPR harus segera tanggap dan melakukan pendataan panjang jalan yang rusak sedang, maupun yang rusak parah. Sehingga kami bisa tahu mana jalan rusak yang harus diprioritaskan terlebih dahulu pembangunanya,” Kata Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito, Rabu 14-04-2021.

Menurut Suwito, bahwa dalam pendataan jalan rusak, PUPR dapat melakukan pengukuran luas jalan yang rusak di seluruh wilayah Kabupaten Blitar.

“Ukuran luas jalan yang rusak harus dikerjakan. Karena pengukuran ini penting, agar perbaikan jalan rusak dapat segera mulai dilakukan. Sehingga perbaikan jalan rusak dapat tertangani seluruhnya pada masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati periode ini,” jlentrehnya.

Selanjutnya Suwito menerangkan bahwa, usulan terkait dengan jalan rusak akan disatukan dengan catatan atau data yang di Bappeda Kabupaten Blitar. Sehingga usulan tersebut dapat menjadi rencana kerja Pemerintah Daerah di tahun 2022 mendatang.

“Kami mengapresiasi terhadap usulan yang telah disampaikan, dan kami berharap supaya usulan tersebut dapat segera diwujudkan,” ungkapnya.

Masih menurut Suwito, bahwa ada beberapa usulan perbaikan jalan yang cukup mencolok, diantaranya usulan prioritas di Kecamatan Bakung, yakni pembangunan jalan penghubung antar Desa dan jalan dikawasan wisata.

Dari kecamatan Wonotirto, pengembangan kawasan strategis kawasan pariwisata dan pertanian.

“Kemudian jalan penghubung di desa Ngadipuro, Kecamatan Wonotirto yang digunakan sebagai jalur penghubung kawasan pariwisata, ekonomi dan pendidikan,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *