Pemkab Gandeng Avian, Rumah di Bantaran Sungai Sangatta Akan Dipercantik

  • Whatsapp
Landscape Jembatan Sangatta Lama dan rumah warga di bantaran Sungai Sangatta difoto dari udara. Lokasi ini direncanakan akan dipercantik dengan cat warna-warni. Foto: ist

SANGATTA – Usai rampungnya Jembatan Sangatta Lama yang menghubungkan Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan, Senin (12/4/2021) lalu, kini Pemkab Kutai Timur (Kutim) akan mencanangkan rumah warga di bantaran Sungai Sangatta untuk dicat warna-warni bekerja sama dengan program CSR dari perusahaan cat dari Surabaya yakni Avian.

Hal ini diungkapkan oleh Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang di sela-sela Peresmian Jembatan Sangatta Lama. Kasmidi menegaskan Pemkab Kutim akan mendata rumah-rumah warga di bantaran Sungai Sangatta guna menata kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) agar terlihat cantik dan menarik. Rumah warga nantinya akan didata oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) atau Dinas Pariwisata (Dispar).

“Sebulan yang lalu saya kembali mengkomunikasikan dengan salah satu pengusaha cat dari Surabaya, jika nanti ada petugas yang datang untuk meminta data luas rumah tolong dibantu agar kita bersama-sama mempercantik kawasan kita,” kata Kasmidi.

Ditambahkan Kasmidi, Cat Avian dikabarkan akan memberikan bantuan CSR nya bagi warga bantaran sungai selain mempercantik jembatan juga memperindah pemandangan sungai.

“Hal tersebut dilakukan sebagai upaya menata Sangatta termasuk penataan kawasan DAS agar tidak terlihat kumuh,” tambahnya.

Rumah warga yang sudah didata nantinya akan dicat beraneka ragam mulai warna merah, hijau, oranye, pink, kuning, biru dan warna cerah lainnya.

“Warnanya yang terang agar sedap dipandang mata,” imbuhnya.

Selanjutnya, upaya Pemkab Kutim untuk mengembalikan kebersihan sungai harus butuh partisipasi aktif masyarakat karena tidak mungkin jika hanya pemerintah yang bergerak sendiri tanpa bantuan masyarakat untuk bersama menata Kutim lebih baik.

“Kita ingin mengembalikan kebersihan sungai. Ini menjadi PR bagi kami untuk mengembalikan keadaan sungai seperti dulu dengan cara dipercantik dulu kawasan bantaran sungai agar mindset masyarakat bisa berubah seiring berjalannya waktu,” tutupnya. (hms13/hms3)

Sumber:  pro.kutaitimurkab.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *