Penjualan Kurma di Banjarmasin Tetap Semanis Rasanya

BANJARMASIN : Pandemi covid-19 yang masih mendera hampir dua tahun di Kota Banjarmasin. Tak berpengaruh bagi omzet penjualan buah kurma selama bulan puasa. Bahkan jadi berkah bagi pedagang kurma. Penjualan buah kurma tetap semanis rasanya. Bahkan hasil pantauan di sejumlah pasar di kota seribu sungai ini jumlah penjualan dan pesanan kurma di Kota Banjarmasin terus meningkat. Peningkatan penjualan itu diprediksi higga jelang hari raya.

 

Hal ini diakui Haji Ipan salah seorang pedagang kurma grosir dan eceran di Pasar Baru Kota Banjarmasin, dibanding hari biasa, penjualan kurma miliknya mengalami peningkatan hingga 70 persen. Menurut penjual yang sudah puluhan tahun ini, di pekan pertama bulan ramadhan setiap hari Haji Ipan mampu menjual antara 2 hingga 3 ton kurma berbagai jenis.

 

“Macam-macam yang dibeli pelanggan, mulai dari Tunisia, Mesir, Iraq, California hingga kurma nabi,” ungkap Haji Ipan didampingi anaknya yang sibuk melayani pelanggan yang Sebagian besar para pedagang kurma di Kalsel dan Kalteng, Selasa (14/4/2021).

 

Ipan mengatakan, penyebaran virus corona ini sempat membuat ia dan pedagang kurma lain was-was. Mereka khawatir jika usaha penjualan kurma bakal tutup sementara untuk tahun ini.

 

“Namun ketakutan tersebut tidak terjadi, terbukti omset penjulan masih sama seperti tahun lalu, bahkan cenderung meningkat, bahkan stok di gudang hampir habis,” terangnya.

 

Haji Ipan mengatakan dari sekian jenis kurma yang ia jual, kurma dengan tekstur lembut dan rasa legit diburu warga Banjarmasin. “Karena kurma ini memiliki kandungan nutrisi terbaik yang mampu mengembalikan tenaga setelah sehari penuh menjalankan ibadah puasa,” terangnya.

 

Sedangkan untuk harganya beragam, dari harga termurah Rp 200 ribu -300  per 1 karton berisi 10 kilogram, hingga kurma termahal jenis Mejjol California.

 

Bagi konsumen, pembelian buah kurma selama bulan ramadhan sudah menjadi tradisi yang tidak dapat ditinggalkan. Selain sudah menjadi sunnah nabi, buah kurma selalu dicari dan menjadi buah favorit menu berbuka dan sahur.

 

“Bagi yang sudah terbiasa mengkonsumsi rasanya ada yang kurang jika tak membuka dan menutup puasa dengan kurma. Semoga ketersediaan buah kurma selama bulan ramadhan tahun ini, khusunya selama pandemi tetap ada dan terjamin,” ungkap salah satu pembeli, Haji Iriansyah.  rel