Dishub HSU Lakukan Survey untuk Pembersihan Semua Sungai di HSU

  • Whatsapp

Amuntai, infobanua.co.id – Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, memiliki banyak anak sungai, hingga ke pelosok desa.

Terdapat tiga sungai besar di kabupaten ini, yaitu Sungai Tabalong, Sungai Balangan dan Sungai Negara. Dan masih banyak warga yang menggunakan jalur transportasi sungai.

Untuk memudahkan jalur transportasi melalui sungai, Dishub HSU saat ini tengah mempersiapkan untuk melakukan Pembersihan sungai di beberapa tempat.

Kepala Dishub HSU, Hamdani, mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan survei di beberapa sungai  yang nantinya dilakukan pembersihan. Terutama pada sungai yang masih sering dilalui kapal dan digunakan warga .

Saat ini masih masuk dalam musim peralihan antara penghujan menuju kemarau, sehingga dinilai sangat tepat untuk melakukan pembersihan sungai.

“Proses pembersihan Sungai nantinya melalui Program Padat Karya dengan mengajak warga untuk bergotong-royong,” ujarnya.

Pihaknya telah mempersiapkan anggaran untuk memberikan intensif kepada warga yang yang mau membantu dalam melakukan pembersihan sungai yang rencananya dilakukan dalam waktu 1 minggu.

Pada saat penghujan beberapa waktu lalu, banyak sampah yang tersangkut di beberapa titik sungai serta banyak tanaman air yang tumbuh subur. Hal ini mengakibatkan dapat mengganggu para pengguna alur sungai.

“Sampah yang bisa diangkat ke darat akan diangkat ke darat. Namun jika tidak bisa, akan dihanyutkan. Karenanya, pembersihan sungai memang tepat dilakukan pada saat ini karena debit air yang tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu kering,” ungkapnya.

Rencana yang ada,  pembersihan sungai akan dilakukan di wilayah Kecamatan Paminggir dan Kecamatan Danau Panggang. Kedua kecamatan ini memiliki banyak aliran anak sungai yang masih digunakan masyarakat.

Kegiatan tidak dilakukan di sepanjang sungai, tapi hanya diambil di beberapa titik yang memang kondisinya perlu dilakukan pembersihan. Dalam satu titik bisa sampai 200 meter dan berpindah ke titik yang lain.

Sementara itu, menurut Anwar, salah satu warga Kecamatan Danau Panggang, mengatakan, warga masih sering menggunakan kapal melewati jalur sungai untuk menuju ke ke beberapa tempat. “Termasuk untuk mengangkut barang seperti bahan pokok,” ujarya.

Fai/IB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *