Antisipasi Prostitusi Online, DPRD Kota Blitar Dorong Pemkot Rutin Razia

  • Whatsapp
Sebelas pasangan di rumah kost hasil razia digiring ke Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Sabtu 10 April 2021 yang lalu.

Blitar, Infobanua.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar, minta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar lebih aktif merazia setiap usaha rumah kost, dalam mengantisipasi adanya kegiatan prostitusi online, khususnya anak dibawah umur yang marak terjadi saat ini.

Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi, mengatakan bahwa, pihaknya meminta, agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) selaku penegak Perda untuk sesering mungkin menggelar razia, terutama ke sejumlah rumah kost yang rawan untuk disalahgunakan.

“Rumah kost yang rawan disalahgunakan oknum itu biasanya untuk bisnis prostitusi, khususnya menyasar kepada anak dibawah umur,” kata Wakil Ketua DPRD Kota Blitar, Agus Zunaedi, kepada awak media, Kamis 15-04-2021.

Menurut Agus, bahwa untuk mengantisipasi hal tersebut, perlu dilakukan razia rutin, dan jika ditemukan pelanggaran, maka harus ditindak sesuai prosedur hukum seperti pencabutan ijin usaha kost dan lainnya.

“Satpol PP dapat merazia rumah kost beberapa kali dalam seminggu, dengan digilir di tiap Kecamatan atau petugas bisa disebar menjadi dua atau tiga tim sekaligus untuk memaksimalkan kegiatan razia. Serta pengawasan Satpol PP lebih ditingkatkan agar tidak kecolongan,” jlentrehnya.

Sementara ditempat terpisah Kepala Satpol PP Kota Blitar, melalui Kabid Penegakan Peraturan dan Perundangan Daerah Satpol PP Kota Blitar, Agus Suherli, mengatakan bahwa, pihaknya sudah secara berkala melakukan razia ke sejumlah tempat kost, karena merupakan kegiatan rutin.

“Secara rutin Satpol PP telah melakukan razia, termasuk ke tempat-tempat hiburan seperti karaoke,” pungkasnya. (Eko.B). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *