DPRD Kota Banjarmasin Ajak Masyarakat Sukseskan Pendataan Keluarga 2021

  • Whatsapp

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin H Harry Wijaya mengajak masyarakat mengikuti dan mensukseskan pendataan keluarga tahun 2021.

“Masyarakat wajib mensukseskan program ini, agar pemerintah pusat dan daerah dapat membuat program yang tepat sasaran pada keluarga Indonesia khususnya Kota Banjarmasin,” kata Harry.

Ajakan tersebut diungkapkannya ketika menerima kedatangan petugas pendataan keluarga tahun 2021 di kediamannya di Jalan Ahmad Yani Komplek Bunyamin Ray II RT 07 Kelurahan Pemurus Dalam.

Harry mengaku, selama tujuh tahun berkeluarga baru pertama kali menerima pendataan keluarga.

Setelah mendata keluarga Harry Wijaya, petugas kemudian mendata keluarga H Muhidin yang merupakan mertua dari Ketua DPRD Kota Banjarmasin ini.

Dalam melakukan pendataan keluarga mantan walikota Banjarmasin dan sekarang calon Wakil Gubernur Kalsel itu petugas diterima sang isteri Hj Fathul Jannah.

Menurut Harry, seluruh kepala keluarga di Banjarmasin wajib menerima dan memberi keterangan yang jelas kepada petugas sehingga pendataan keluarga ini sesuai dengan fakta serta dapat menjadi sebuah data yang akurat bagi pemerintah.

Plt Sekretaris Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat (DPPKB- PM) Kota Banjarmasin Noorsyahdi mengatakan, dalam melakukan pendataan keluarga tahun 2021 ini diturunkan 1.080 petugas. “Kader petugas pendataan keluarga ini tersebar di 52 kelurahan Kota Banjarmasin,” ujar Noorsyahdi.

Dijelaskannya, pendataan keluarga tahun 2021 dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia mulai 1 April hingga 31 Mei 2021. “Pendataan keluarga dilakukan serentak setiap lima tahun sekali melalui kunjungan secara langsung dari rumah ke rumah,” ujarnya.

Noorsyahdi mengemukakan, pendataan keluarga dilaksanakan sebagaimana amanat UU Nomor 52 tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Peraturan Pemerintah Nomor 87 tentang Perkembangan Kependudukan, Pembangunan Keluarga, Keluarga Berencana, dan Sistem Informasi Keluarga.

Sesuai tujuannya, kata Noorsyahdi, pendataan keluarga tahun 2021 penting dilakukan untuk memotret dan mengenali keluarga seluruh Indonesia.

“Selain itu, pendataan dilakukan untuk mengetahui potensi dan kendala keluarga seperti fungsi vital di bidang kesehatan, pendidikan, serta ekonomi,” katanya. rel

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *