Ikut Dirugikan Ulah Mafia Tanah,Dubes RI Di Papua Nugini : Terus Gugat Para Pelanggar Hukum

  • Whatsapp
Foto Andriana Supandy Dubes RI di Papua Nugini dan Solomon Island.

Infobanua.co.id – Soal raibnya uang Rp 244,6 miliar milik PT Pertamina dalam sengketa lahan yang ditenggarai ulah atau permainan para mafia tanah membuat Dubes Indonesia untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon, Andriana Supandy angkat bicara.

Andriana Supandy mengaku ia dan keluarga ikut dirugikan oleh ulah mafia tanah. Mafia tanah yang berhasil memenangi gugatan melawan PT Pertamina (persero) sehingga BUMN ini kehilangan dana sebesar Rp244,6 miliar sebagai pengganti atas lahan yang berlokasi di Jalan Pemuda, Jakarta Timur.

pihaknya pun telah menempuh beberapa jalur hukum untuk memulihkan hak dan nama baik orang tua kami yaitu, almarhum Andy Supandi.

“Gugatan akan terus dilakukan terhadap para pelanggar hukum yang memalsukan surat tanah”.ucap Andriana Supandy saat dihubungi Via WhatsApp,Sabtu (17/04/2021).

Diketahui perjuangan hukum keluarga Andy Supandi dilakukan dengan membuat laporan ke Polda Metro Jaya bernomor LP/3938/X/2014/PMJ pada tanggal 30 Oktober 2014.juga ada gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Timur dengan nomor 506/Pdt.G/2016/PN.Jkt.Tmr.

Gugatan tersebut terjadi karena MA telah memutuskan bahwa pemilik lahan PT Pertamina di Jalan Salemba ialah ahli waris A Supandi. Namun, yang tercatat sebagai ahli warisnya ialah Solihin, Ayi Solihah, Aliya Sohipah, Ali Sopyan, dan dua anggota keluarga lain yang sudah wafat. Hal itu yang membuat ahli waris almarhum Andy Supandi termasuk Andriana merasa dirugikan.

Dubes Indonesia untuk Papua Nugini dan Kepulauan Solomon yang juga pernah menjabat Kepala Perwakilan RI/Konjen RI di Chicago tahun 2012-2016 pada saat Dino Pati Jalal menjadi Dubes AS ini,”mengaku tidak mengenal atau mengetahui Solihin dan saudara-saudaranya yang mengaku anak atau ahli waris Andy Supandi”.

“Untuk itulah kami akan terus menempuh jalur hukum supaya hal ini menjadi terang benderang ,Dalam kasus ini saya dan keluarga sangatlah dirugikan”.ucapnya.

Kami berharap dan yakin aparat penegak hukum akan menindak tegas mereka yang melakukan pelanggaran hukum, termasuk dalam kasus ini,” tutupnya.

Hasbi (Abie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *